Jumat, 06 November 2026
03:46 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Peledang

Peledang

Bagikan:
Perahu pemburu paus dari Nusa Tenggara TimurTemplat:SHORTDESC:Perahu pemburu paus dari Nusa Tenggara Timur
250px-Mendorong_Peledang_Ke_Laut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mendorong peledang ke Laut, Desa Lamalera, Nusa Tenggara Timur, 2019.

Peledang, Paledang, atau pledang adalah jenis perahu layar Indonesia yang digunakan untuk perburuan paus aborigin dari komunitas Lamalera dan Lamakera di pulau Lembata dan Solor. Digerakkan oleh layar yang terbuat dari anyaman daun pandan dan dayung. Perahu itu dilengkapi dengan tombak bambu, yang kaitnya diikatkan ke perahu menggunakan "tali keramat" yang disebut leo, yang terbuat dari daun lontar gebang (Corypha utan) dan serat dari kulit kayu waru (Hibiscus tiliaceus). Awak perahu yang berjumlah sekitar 6 hingga 10 orang juga memakai leo alias tali keramat yang terbuat dari kapas dan kulit kayu turi (Sesbania grandiflora) untuk keberuntungan. Orang yang bertugas membawa harpun disebut Lamafa, posisi yang sangat penting. Di sampingnya adalah seorang asisten yang menangani leo, yang juga berstatus tinggi bersama dengan orang yang mengendalikan perahu (disebut "tuan perahu"). Peledang dibuat oleh pembuat perahu tradisional yang disebut Ata Molan. Dia memutuskan bagian mana dari paus yang diburu pergi ke anggota kru mana.[1][2][3]

Hingga akhir tahun 90-an, perahu ini digunakan secara eksklusif untuk perburuan paus, tetapi di zaman modern, perahu bermotor yang disebut "Johnsons" juga digunakan.[1]

Galeri

  • Di desa Lamakera, Solor, 1899–1900.
    Di desa Lamakera, Solor, 1899–1900.
  • Di pulau Lomblen (Lembata), 1915.
    Di pulau Lomblen (Lembata), 1915.
  • Di desa Lamalera, Lomblen, 1929.
    Di desa Lamalera, Lomblen, 1929.
  • Meluncurkan perahu.
    Meluncurkan perahu.
  • Seorang lamafa (penombak paus) melompat dari perahu peledang, menombak ikan paus.
    Seorang lamafa (penombak paus) melompat dari perahu peledang, menombak ikan paus.
  • Dengan layar tanja yang dibentangkan.
    Dengan layar tanja yang dibentangkan.
  • Penombak melompat dari cucur.
    Penombak melompat dari cucur.

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Sieber, Claudio. "The World's Last Whale Hunters". The Diplomat. Diakses tanggal 19 Juli 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Sieber, Claudio. "Spearing Whales For Survival: An Inside Look". Underwater360. Diakses tanggal 19 Juli 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Whale Hunting Lamalera Larantuka". Komodo Dreamland Tour. Diakses tanggal 19 Juli 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan