Selasa, 22 September 2026
17:31 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Jellore

Jellore

Perahu tradisional Sumatra

250px-Malay_Jellores_boat_with_a_Tanja_%28tilted_square%29_sail_%281863%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah jellore pada tahun 1863.
250px-Malay_Jellore_with_two_lug_sails.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jellore dengan 2 layar lug.

Jellore adalah sebuah perahu tradisional Sumatra. Perahu-perahu ini panjang dan sempit, dan dilengkapi dengan cadik ganda yang menonjol cukup jauh dari samping.[1] Kadang-kadang mereka hanya memiliki sebuah cadik, yang diatur secara bergantian melawan arah angin dan searah angin.[2] Perahu-perahu ini bersistem layar tanja. Ketika layarnya digulung sebagian, ujung-ujung kedua bom melengkung ke bawah dan dimasukkan ke pelampung cadik (katir).[3]

Lihat juga

Referensi

  1. Folkard (1901). p. 480.
  2. Folkard (1901). p. 481.
  3. Haddon (1920). p. 83.

Bacaan lebih lanjut

  • Folkard, H. C (1901). The Sailing Boat 5th Edition. London: Edward Stanford.
  • Haddon, Alfred Cort (1920). The Outriggers of Indonesian Canoes. London: Royal Anthropological Institute of Great Britain and Ireland.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan