Minggu, 20 September 2026
12:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Muammar Z.A.

Muammar Z.A.

Qari' ternama Nasional & Internasional

H. Muammar Z.A
Muammar_za.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir
Muammar Zainal Asyikin

14 Juni 1954 (umur 72)[1]
PekerjaanQari' dan Ustad
Dikenal karenaPembaca Al-Quran (Qari) legendaris Indonesia
GelarKyai Haji, Ustad, Hafiz
Pasangan menikahImass Rizqy Fauziah
AnakIzza Syaulia Salsabila, Isy Qarina Latansa, Nur Anjani Raehana, Muammar Syifa'ul Ainain
Orang tuaH. Zainal Asyikin dan Hj. Mu’minatul Afifah
KerabatImron Rosyadi Z.A.

Qori Muammar Zainal Asyikin (bahasa Arab:معمر زين العاشقين; lahir 14 Juni 1954) biasa disingkat Muammar ZA atau Muammar Z.A. adalah seorang Qari' senior dan Hafiz dari Indonesia yang dikenal secara nasional maupun internasional. Ia pemenang lomba pembacaan Qur'an yang dikenal dengan "Musabaqah Tilawatil Quran" ("MTQ") pada tahun 1980an di Indonesia maupun di luar negeri. Bakatnya sudah terlihat sejak kecil pada saat mengikuti lomba membaca Al-Qur'an di Pemalang pada tahun 1962 mendapat juara di umur 7 tahun.[2] H. Muammar, dikenal secara internasional dengan kemampuan nafas panjangnya (terpanjang di dunia).[3]

Ia dikenal memiliki segudang prestasi yang berhubungan dengan dunia qiro’ah Al-Quran. Di antaranya, ia pernah menjadi juara 1 MTQ Se-Propinsi DIY tahun 1967. Selain itu, selama tiga kali berturut-turut (1967, 1972, 1973) menjuarai MTQ tingkal nasional mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tahun 1979 dan 1986 menjadi juara dalam lomba qori’ tingkat Internasional. Atas berbagai keberhasilannya ia kerap diundang keliling di berbagai belahan dunia. Di antaranya ia diundang mengaji di Istana Raja Hasanah Bolkiah (Brunei), Istana Yang Dipertuan Agung Malaysia hingga ke Jazirah Arab.[4]

Qari Muammar ZA pernah diundang ke Pakistan untuk melantunkan ayat suci Al-Quran disana pada tahun 2009[5][6][7] Beliau juga pernah diundang untuk melantunkan ayat suci Al-Quran di Turki pada tahun 2004.[8]

Riwayat Hidup

Pendidikan

Usai SD, Muammar mondok di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Kaliwungu dikenal sebagai kota santri. Di sana puluhan pesantren berdiri. Setelah mondok, Muammar belajar di PGA di Yogyakarta. Sempat pula ia belajar di IAIN Sunan Kalijaga. Selama kuliah ia masih menggeluti dunia qari. Mengikuti MTQ tingkat Provinsi DIY tahun 1967, ia berhasil menyabet juara pertama tingkat remaja. Setelah itu langganan tetap menjadi kontingen DIY di MTQ Nasional. Dari Yogyakarta, Muammar ZA pindah ke Jakarta melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ), Ciputat.[9]

Latar Belakang

H. Muammar ZA. adalah putra ketujuh dari sepuluh bersaudara (hanya sembilan yang mencapai dewasa) dari pasangan H. Zainal Asykin dan Hj. Mu’minatul Afifah, yang juga merupakan tokoh agama di desanya. Ia dilahirkan di Dusun Pamulihan, Warungpring, Kecamatan Moga, kurang lebih 40 KM selatan ibu kota Kabupaten Pemalang. Adik beliau yang bernama Imron Rosyadi ZA., juga mengikuti jejaknya menjadi qari nasional setelah menjuarai MTQ. Qari Muammar menikah dengan seorang wanita Aceh yang bernama Syarifah Nadiya pada tahun 1984 dan dikaruniai seorang putri dan 4 putra.[2]

Pada tahun 2002, beliau mendirikan Pesantren "Ummul Quro" (Bahasa Arab: أم القرى) yang berada di Cipondoh, Tangerang untuk menciptakan Qari dan qariah muda berkelas internasional sejak dini.[10]

Lihat Pula

Referensi

  1. "H. Muammar ZA; Qari dan Penghapal al-Quran", Muslihin, 25 Juni 2013, diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-02, diakses tanggal 23 Januari 2017{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Biografi H. Muammar ZA.", AR, Pecinta Qiro'ah Indonesia, 25 Maret 2013, diakses tanggal 23 Januari 2017{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Anna M. Gade, Perfection Makes Practice: Learning, Emotion, and the Recited Qurʼān in Indonesia, hlm 184. Honolulu: University of Hawaii Press, 2004. ISBN 978-0-8248-2599-7
  4. "[Video] Qori' Internasional KH Muammar ZA: Baca Al-Qur'an Langgam Jawa Dilarang Nabi", Cholis Akbar, Panji Islam, 22 Mei 2015, diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-05, diakses tanggal 23 Januari 2017{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Qari Muammar di Pakistan
  6. Qari Muammar di Pakistan
  7. Qari Muammar di Pakistan
  8. Qari Muammar reciting in Turkey
  9. "H. Muammar ZA: Tokoh Legendaris", Asrul Sani, nu.or.id, 29 Maret 2014, diakses tanggal 27 Januari 2017
  10. Pondok Pesantren Qori’ dan Qori’ah di Indonesia, rejekinomplok.net, diakses tanggal 23 Januari 2017{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Mesir
60px-Bismillah_gold.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arab Saudi
Pakistan
India
Indonesia
Iran
Iraq
Lainnya
Cabang lainnya
Tokoh utama
Era klasik
Era Kebangkitan
Nasional
Pasca-
kemerdekaan
Organisasi
Negara
Masyarakat sipil
Partai politik
Laskar
Sejarah
Pra-
kemerdekaan
Pasca-
kemerdekaan
Daerah
Sumatra
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Kebudayaan
Pendidikan
Gerakan
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan