Minggu, 20 September 2026
23:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Mohamed Salamah

Mohamed Salamah

Muhammad Salamah
250px-Salamah2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir1899 (1899)
Meninggal1982 (umur 8283)
Dikenal karenaMenjadi Qari; Hafiz al-Qur'an

Shaykh Muhammad Salamah (Arab: محمد سلامة), lahir pada 1899 di Musturud, Qalyubia, Mesir, dan wafat pada 1982, adalah seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar yang menjadi Hafiz atau penghafal al-Qur'an pada masa muda. Ia berjuang dalam Revolusi Mesir 1919 melawan Inggris.[1] Ia bermukim di Palestina setelah Perang Dunia I, sebelum pulang ke Mesir pada 1930an.

Shaykh Salamah adalah satu-satunya hafiz berpengaruh yang enggan membuat rekaman untuk radio, meyakini bahwa tindakan tersebut dilarang, sampai ia kemudian mengalah pada 1948.[1][2] Pada 1937, ia ikut serta dalam konferensi para hafiz al-Qur'an yang berujung pada pendirian Asosiasi Hafiz.[1]

Ia adalah pengajar dari hafiz terkenal Kamil Yusuf Al-Bahtimi dan Mohamed Siddiq El-Minshawi, keduanya hidup dan belajar di rumah Salamah pada suatu waktu. Ia juga mengajar para hafiz terkenal lainnya yang meliputi Sayyid Darwish, Zakariyya Ahmad, dan Ali Mahmud.[1]

Catatan

  1. 1 2 3 4 Kristina Nelson (2001). The Art of Reciting the Qur'an. American University in Cairo Press. hlm. 195–196. ISBN 9789774245947.
  2. الشيخ محمد سلامة.. رفض التلاوة في الإذاعة
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan