Minggu, 20 September 2026
20:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Markhor

Markhor

Markhor
250px-Markhor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
C. falconeri
Nama binomial
Capra falconeri
(Wagner, 1839)
Artikel takson sembarang

Markhor (Capra falconeri; bahasa Pashto: مرغومی marǧūmi; bahasa Persia / Urdu: مارخور) atau kambing tanduk-ulir adalah spesies kambing liar yang ditemukan di timur laut Afganistan, utara dan tengah Pakistan, negara bagian Kashmir di India utara, selatan Tajikistan, selatan Uzbekistan, dan Himalaya.

Spesies ini digolongkan oleh IUCN sebagai hewan terancam punah hingga pada tahun 2015 turun menjadi mendekati terancam, karena jumlah mereka telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir oleh sekitar 20% selama sepuluh tahun terakhir. Markhor adalah hewan nasional Pakistan.

Nama

Etimologi

Markhor berasal dari dua kata yang keduanya berasal dari bahasa Persia yaitu mar yang berarti ular dan khor yang berarti pemakan karena hewan ini dipercaya bisa membunuh ular, atau karena tanduknya yang mirip ular. Menurut cerita rakyat (Penjelasan oleh Shah Zaman Gorgani), markhor memiliki kemampuan untuk membunuh ular dan memakannya. Setelah itu dan ia memakan rumput, sesuatu mirip busa keluar dari mulutnya yang menetes di tanah dan mengering. Busa yang mengering ini dipercaya dapat mengeluarkan racun dari orang yang telah digigit ular.

Nama lokal

  • Balti: Reedakh
  • Persia, Urdu dan Kashmiri: مارخور markhor
  • Pashtun: مرغومی marǧūmay
  • Ladaki: rache, rapoche (jantan) dan rawache (betina)
  • Burushaski: boom (Markhor), boom haldin (jantan), giri haldin (betina)
  • Shina: boom mayaro, (jantan) dan boom mayari (betina)
  • Brahui: rezkuh, matt (jantan) dan hit, harat (betina)
  • Baluchi: pachin, sara (jantan) dan buzkuhi (betina)
  • Wakhi: youksh, ghashh (jantan) dan moch (betina)
  • Khowar/Chitrali: sara (jantan) dan maxhegh (betina), '

Deskripsi

Markhor memiliki tinggi 132–186 sentimeter (52–73 in) pada bahu dan beratnya 32–110 kilogram (71–243 pon). Mereka memiliki bahu tertiggi di antara spesies dalam subfamili Caprinae tetapi masih kalah dengan ibex siberia dalam hal panjang dan berat. Bulunya berwarna cokelat muda dan hitam. Bulunya tumbuh tipis di musim panas tetapi menebal di musim dingin. Bulu kaki yang lebih pendek berwarna hitam dan putih. Markhor adalah hewan seksual dimorfik dengan hewan jantan memiliki jenggot yang menutupi dada, dagu, dan leher. Sementara hewan betina berbulu berwarna merah dengan rambut pendek, dan jenggot hitam yang pendek. Kedua jenis kelamin sama-sama memiliki dua tanduk yang keriting seperti pembuka botol. Tanduk jantan bisa tumbuh hingga panjang 160 cm (63 in), dan pada betina tumbuh hingga panjang 25 cm (10 in). Markhor jantan memiliki bau yang lebih tajam daripada kambing domestik.

Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan