Senin, 05 Oktober 2026
07:25 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Cousinga

Cousinga

Spesies mamalia

Bagikan:
Cousinga
250px-Four-horned_Antelope.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Tetracerus

Leach, 1825
Spesies:
T. quadricornis
Nama binomial
Tetracerus quadricornis
Subspesies

T. q. iodes (Hodgson, 1847)
T. q. quadricornis (de Blainville, 1816)
T. q. subquadricornutus (Elliot, 1839)

250px-Tetracerus_quadricornis_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran cousinga.
Sinonim
Daftar
    • Antilope chickara (J. B. Fischer, 1829)
    • A. quadricornis (Desmarest, 1816)
    • Cerophorus quadricornis (J. B. Fischer, 1829)
    • Cervicapra chickara (Hardwicke, 1825)
    • C. quadricornis (de Blainville, 1816)
    • Cervus labipes (Saint-Hillaire and Cuvier, 1832)
    • Grimmia quadricornis (Laurillard, 1839)
    • Tetraceros chickera (Blyth, 1842)
    • Tetracerus chickara (Jardine, 1836)
    • T. paccerois (Houghton, 1847)
    • T. quadricornes (Jardine, 1836)
    • T. striaticornis (Saint-Hillaire and Cuvier, 1832)
    • T. undicornis (Saint-Hillaire and Cuvier, 1832)
Artikel takson sembarang

Cousinga (Tetracerus quadricornis), atai dikenal dengan nama Four-horned antelope (bahasa Inggris) adalah antelop kecil yang ditemukan di India dan Nepal. Sesuai namanya, hewan ini memiliki empat tanduk yang membuatnya sangat berbeda dengan kerabat-kerabatnya sesama antelop. Cousinga merupakan anggota satu-satunya genus Tetracerus. Cousinga memiliki empat varietas. Cousinga mempunyai tinggi 55–64 sentimeter (22–25 in) pada bahu, dengan berat 17–22 kilogram (37–49 pon). Warna tubuhnya coklat kekuningan hingga kemerahan. Hewan ini memiliki tanduk belakang sepanjang 8–12 sentimeter (3,1–4,7 in), sementara dua tanduk depannya memiliki panjang 2–5 sentimeter (0,79–1,97 in).

Etimologi

Cousinga berasal dari bahasa Hindi चौसिंगा "chousingha" yang secara harfiah berarti "bertanduk empat".[2]

Referensi

  1. ↑ "Tetracerus quadricornis". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.4. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 25 Maret 2011. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Four Horned Antelope UPSC (Chausingha)". learnupsc.com. 28 Januari 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-01-22. Diakses tanggal 22 Januari 2025.
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan