Kamis, 22 Oktober 2026
14:15 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Antelop saiga

Antelop saiga

Bagikan:
Saiga
250px-Saiga_tatarica_tatarica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Saiga

Gray, 1843
Spesies:
Saiga tatarica
Nama binomial
Saiga tatarica
(Linnaeus, 1766)
250px-Saiga_tatarica_historic%26current_distribution.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran
Putih: Daerah persebaran historis.
Hijau: S.t.tatarica
Merah: S.t mongolica
Sinonim[2]
List
  • Antilope saiga Pallas, 1766
  • A. scythica Pallas, 1766
  • Capra tatarica Linnaeus, 1766
  • C. sayga Forster, 1768
  • Cemas colus Oken, 1816
  • Ibex imberbis Gmelin, 1760
Artikel takson sembarang

Saiga (Saiga tatarica) adalah sejenis antelop yang berhabitat di kawasan Stepa Eurasia, antara pegunungan Carpathia dan pegunungan Kaukasus hingga kawasan Mongolia. Tadinya, mereka ditemukan hingga wilayah Tanah Genting Bering pada zaman Pleistosen. Saiga dimasukkan ke dalam kategori kritis oleh IUCN. Hewan ini sekarang hanya dapat ditemukan di satu lokasi di Eropa, yakni di Kalmykia, Kaukasus, Rusia. Di Asia, hewan ini hanya ditemukan di dua negara, yaitu Mongolia dan Kazakhstan.

Subspesies

  • S.t.tatarica (Saiga rusia), sekarang hanya dapat ditemukan di Kaukasus dan tiga lokasi yang berbeda di Kazakhstan. Dulu di Asia, hewan ini hidup pula di Tiongkok dan Mongolia. Sementara di Eropa, hewan ini pernah ditemukan di Rumania dan Moldova sebelum akhirnya punah pada abad ke-18 karena terus diburu.
  • S.t.mongolica (Saiga mongolia), sekarang hanya ditemukan di barat Mongolia. Saiga jenis ini kadang dimasukkan ke dalam spesies yang berbeda menjadi Saiga borealis.

Catatan kaki

  1. ↑ Mallon, D.P. (2008). "Saiga tatarica". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 14 Juli 2016. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |last-author-amp= and |authors=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Sokolov, V.E. (1974). "Saiga tatarica" (PDF). Mammalian Species (38): 1–4. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2016-07-12.
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan