Sabtu, 03 Oktober 2026
20:16 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Antelop

Antelop

Bagikan:
Antelop
250px-Blackbuck_male_female.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiahSunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Superfamili: Bovoidea
Famili: Bovidae
Kelompok yang termasuk
Kelompok yang tidak termasuk secara tradisional, namun secara kladistik termasuk

Istilah antelop mengacu pada banyak spesies pemamah biak kuku genap dari keluarga Bovidae yang masih ada atau baru saja punah yang berasal dari sebagian besar Afrika, India, Timur Tengah, Asia Tengah, dan wilayah kecil di Eropa Timur. Antelop tidak membentuk kelompok monofiletik, karena beberapa antelop lebih berkerabat dekat dengan kelompok hewan lain, seperti sapi,kambing, dan domba, dibandingkan dengan antelop lainnya.[1][2]

Tidak seperti tanduk rusa, yang tumbuh hanya pada waktu tertentu setiap tahun, tanduk antelop dapat tumbuh terus menerus.[3]

Daftar antelop

Subfamili : Aepycerotinae

Aepycerotinae adalah subfamili dengan satu genus dan satu spesies yang masih hidup, yaitu Impala

Subfamili : Alcelaphinae

Famili Bovidae, mencakup nyumbu, sesebe, topi, cengu, blesbok, dan bontebok, dan beberapa spesies terkait lainnya. Bergantung pada klasifikasinya, ada 6–10 spesies yang ditempatkan dalam empat genus, meskipun Beatragus terkadang dianggap sebagai subgenus Damaliscus sementara Sigmoceros terkadang dianggap sebagai cengu lichtenstein.

Referensi

  1. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Collective nouns, groups of animals, terms for animal and other groups including birds". Hintsandthings.co.uk. 1980-04-28. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-26. Diakses tanggal 2013-07-29.
  3. ↑ "Book_Whitetail Savvy: New Research and Observations about America's Most Popular ... Section - Horns v/s Antlers".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Antelopes.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan