Rabu, 28 Oktober 2026
22:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ketan mangga

Ketan mangga

makanan khas Asia Tenggara dan Selatan

Bagikan:
Ketan mangga
250px-Mango_sticy_rice_%283859549574%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satu porsi ketan mangga yang berisi potongan mangga dan ketan
Nama lainKhaoniao mamuang
SajianHidangan penutup
Tempat asalThailand
Bahan utamaBeras ketan, mangga, santan

Ketan mangga (bahasa Thai:ข้าวเหนียวมะม่วง, RTGS: khaoniao mamuang, pengucapan [kʰâ(ː)w.nǐa̯w mā.mûa̯ŋ]) adalah hidangan penutup Thailand yang terbuat dari beras ketan, mangga, dan santan. Makanan ini dapat dimakan dengan garpu, sendok, atau langsung dengan tangan.[1] Meskipun berasal dari Thailand, makanan ini dikonsumsi di wilayah geografis Indochina di Asia Tenggara, seperti Laos, Kamboja, dan Vietnam.[2] Ketan mangga lazim menjadi sajian dalam puncak musim mangga pada musim panas bulan April dan Mei di Thailand.[3]

Cara membuat

250px-Mango_with_glutinous_rice.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mangga Thailand dengan beras ketan.

Bahan utama yang dibutuhkan adalah beras ketan, santan segar atau yang sudah dikalengkan, garam, gula aren, dan mangga. Mula-mula, beras ketan direndam dalam air dan kemudian dimasak dengan cara dikukus atau menggunakan penanak nasi. Sementara itu, santan kelapa dicampur dengan garam dan gula, lalu dipanaskan tanpa mendidih. Setelah ketan yang dimasak telah tanak, masukkan ketan dalam campuran santan, lalu aduk dan tunggu hingga santan meresap ke dalam ketan. Untuk menyiapkan hidangan ini, kupas dan iris mangga. Lalu, taruh mangga di wadah beserta campuran ketan yang ditaruh di sampingnya. Sisa santan yang belum terpakai dapat ditambahkan ke dalam ketan untuk menambah cita rasa gurih. Kadang-kadang ketan dapat ditambahkan taburan kacang kuning renyah.[4]

Pada umumnya, mangga kuning yang disajikan dalam ketan mangga memiliki rasa yang lebih manis dari mangga hijau. Di Thailand, mangga dengan jenis "Nam Doc Mai" [5][6] (mangga nektar bunga) atau jenis "ok-rong" yang digunakan.[7] Mangga jenis lain yang berasal dari wilayah Meksiko dan Karibia juga dapat disajikan.[8] Beras ketan bergluten pun umumnya dijadikan bahan ketan dibandingkan beras ketan biasa karena bertekstur lebih baik.

Makanan ini sebaiknya dihabiskan setelah dihidangkan. Jika dimasukkan ke dalam kulkas atau dibiarkan berhari-hari, ketan akan mengeras dan sulit dimakan. Ketan pun akan cepat basi karena mengandung santan.[9]

Variasi

Ketan mangga bisa divariasikan seperti ini:

  • Mencampurkan setengah porsi ketan putih dengan ketan hitam khas Thailand untuk menghasilkan ketan ungu sebagai pendamping mangga.[10]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "What Is Mango Sticky Rice?". wiseGEEK. Diakses tanggal 29 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Mango Sticky Rice". Rasa Malaysia. Diakses tanggal 29 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Mango on Sticky Rice Recipe". Natty Netsuwan. Diakses tanggal 6 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Thai Mango Sticky Rice Recipe". Mark Wiens. Diakses tanggal 6 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Mango Nam Dok Mai: A global favorite that must be tried, at least once in a lifetime". Produce Report (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-05-27.
  6. ↑ "Thai Mango Sticky Rice Recipe: Authentic Thai Street Food Style!". Thai Street Food, Restaurants, and Recipes | Eating Thai Food (dalam bahasa American English). 2016-07-06. Diakses tanggal 2022-05-27.
  7. ↑ "'Tis the season: A look into the juicy history of Mango Sticky Rice". Lifestyle Asia Bangkok (dalam bahasa American English). 2022-04-19. Diakses tanggal 2022-05-27.
  8. ↑ Sanitchat, Jam (2014-07-31). "Sticky Rice with Mangoes". thaifreshaustin (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-05-27.
  9. ↑ "Mango with Sticky Rice". Realthairecipes.com. Diakses tanggal 6 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Coconut Milk Sticky Rice with Mangoes". Epicurious.com. 16 Mei 2006. Diakses tanggal 21 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Hidangan perorangan
Makanan ukuran besar
Makanan Isan
Masakan Thailand Utara
Masakan Thailand Selatan
Jajanan
Makanan penutup
Aneka rupa
Minuman
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan