Jumat, 23 Oktober 2026
16:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Salad rebung

Bagikan:

Salad rebung (bahasa Thai:ซุบหน่อไม้, RTGS: sup nomai, pelafalan[súpnɔ̀ː.máːj]; bahasa Lao:ຊຸບໜໍ່ໄມ້, pelafalan[sūpnɔ̄ː.mâj]; bahasa Isan:ซุบหน่อไม้, pelafalan[sùpnɔ̄ː.mâj]) adalah hidangan tradisional Lao / Timur laut Thailand (Isan).

Hidangan ini adalah hidangan populer, sering dijual bersama dengan somtam di Thailand, dan memiliki rasa asam, asin dan pedas dari jeruk nipis, saus ikan, cabai kering dan beras panggang.[1][2] Selain rebung, bahan khasnya juga menggunakan rempah-rempah lokal seperti yanang (Tiliacora triandra), serai phak phaeo (Polygonum odoratum). Hidangan ini secara tradisional dimakan bersama dengan nasi ketan hangat dan ayam panggang (kai yang).[3]

Referensi

  1. ↑ Krit Lualamai (5 Agustus 2017). "ซุบหน่อไม้ ไม่ใช่ Bamboo shoots soup". Art & Culture (Silpa Wattanatham) (dalam bahasa Thai). Diakses tanggal 13 Agustus 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Saengchant Sansupa (23 Juli 2009). "ซุบหน่อไม้ (๒๓ กรกฎาคม ๒๕๕๒)". Office of the Royal Society website (dalam bahasa Thai). Diakses tanggal 13 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Uraiporn Chittchang; Sawai Hongkham (15 Desember 2014). "ซุบหน่อไม้ (ตำรับนี้รับประทานได้ประมาณ 4 คน)". โครงการเผยแพร่และอนุรักษ์อาหารไทยผ่านเว็บไซต์สถาบันโภชนาการ. Institute of Nutrition, Mahidol University. Diakses tanggal 13 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Hidangan perorangan
Makanan ukuran besar
Makanan Isan
Masakan Thailand Utara
Masakan Thailand Selatan
Jajanan
Makanan penutup
Aneka rupa
Minuman
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan