Kamis, 15 Oktober 2026
21:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Kaeng khae

Kaeng khae

Bagikan:
Kaeng khae
250px-Kaeng_khae-963.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaeng khae dengan ayam dan kacang panjang di Kota Chiang Rai
Nama lainGaeng kae
JenisKari
Tempat asalThailand
DaerahAsia Tenggara
Hidangan nasional terkaitThailand
Dibuat olehHidangan Thailand Utara
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaSayuran, ayam, kodok, ikan atau siput

Kaeng khae (bahasa Thai:แกงแค, pelafalan[kɛ̄ːŋkʰɛ̄ː]) adalah kari dari masakah Thailand utara.

Kari ini dinamai berdasarkan daun Piper sarmentosum, salah satu bahan utamanya, yang dikenal sebagai phak khae di Thailand Utara.[1]

Referensi

  1. ↑ Chaveerach, Arunrat; Mokkamul, Piya; Sudmoon, Runglawan; Tanee, Tawatchai (2006-12-31). "Ethnobotany of the Genus Piper (Piperaceae) in Thailand". Ethnobotany Research and Applications (dalam bahasa Inggris). 4: 223–231. doi:10.17348/era.4.0.223-231. ISSN 1547-3465.

Pranala luar

Hidangan perorangan
Makanan ukuran besar
Makanan Isan
Masakan Thailand Utara
Masakan Thailand Selatan
Jajanan
Makanan penutup
Aneka rupa
Minuman
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan