Sabtu, 31 Oktober 2026
11:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Nam phrik ong

Nam phrik ong

Bagikan:
Nam phrik ong
250px-Nam_phrik_ong_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nam phrik ong
Tempat asalThailand
DaerahAsia Tenggara
Dibuat olehOrang Thailand Utara
Bahan utamaDaging babi giling, tomat, saus cabe, sayuran segar

Nam phrik ong (bahasa Thai:น้ำพริกอ่อง, pelafalan[námpʰríkʔɔ̀ŋ]) adalah makanan Thailand yang populer di Thailand Utara. Makanan ini sering disandingkan dengan nasi ketan, daging babi, dan sayuran segar seperti mentimun, kacang lentil, kubis tiongkok, dll.

Bahan-bahan dan persiapan

Nam phrik ong terbuat dari daging babi giling, dan mungkin mengandung gula, tomat, dan saus cabai. Saus cabai biasanya mengandung cabai kering, garam, bawang putih, serai, air, dan terasi, yang semuanya ditumbuk dalam lumpang. Daging babi giling yang dimasak dicampur dengan terasi cabai dalam lumpang, dengan sedikit air ditambahkan jika terlalu kering, dan biasanya disajikan dengan berbagai macam sayuran segar musiman.

Referensi

  1. Thai Food Master, Thai Northern Style Pork and Tomato Relish, April 30, 2010
  2. thaifoodmaster น้ำพริกอ่อง, น้ำพริกอ่อง, retrieve 2016-06-04
  3. oknation
Hidangan perorangan
Makanan ukuran besar
Makanan Isan
Masakan Thailand Utara
Masakan Thailand Selatan
Jajanan
Makanan penutup
Aneka rupa
Minuman
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan