Selasa, 29 September 2026
23:08 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Jennifer Doudna

Jennifer Doudna

Ahli biokimia asal Amerika Serikat

Bagikan:
Infobox orangJennifer Doudna
250px-Professor_Jennifer_Doudna_ForMemRS_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2016) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(en) Jennifer Anne Doudna Suntingan nilai di Wikidata
19 Februari 1964 Suntingan nilai di Wikidata (62 tahun)
Washington, D.C. Suntingan nilai di Wikidata
Board of directors member (en) Terjemahkan Johnson & Johnson
26 April 2018 – Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Harvard - biokimia (–1989)
Pomona College (en) Terjemahkan - kimia (–1985)
Hilo High School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralJack Szostak Suntingan nilai di Wikidata
SpesialisasiBiokimia, biologi molekular, transkripsi, Virus hepatitis C, Interferensi RNA, ribosom dan Kristalografi sinar-X Suntingan nilai di Wikidata
PekerjaanAhli biokimia,kimiawan,dosen,ahli biologi molekul,crystallographer (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas California, Berkeley (2002–)
Universitas Yale (1994–2002)
Howard Hughes Medical Institute (en) Terjemahkan
Universitas California, San Francisco Suntingan nilai di Wikidata
Tertarik denganBiokimia Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariJack Szostak Suntingan nilai di Wikidata
Dipengaruhi oleh
20 Januari 2016World Economic Forum Annual Meeting 2016 (en) Terjemahkan
21 Januari 2015World Economic Forum Annual Meeting 2015 (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Murid doktoralAkshay Tambe Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahJamie H. D. Cate (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
TED: jennifer_doudna Modifica els identificadors a Wikidata

Jennifer Anne Doudna ForMemRS (lahir 19 Februari 1964) merupakan seorang ahli biokimia berkebangsaan Amerika.[1] Ia meraih gelar sarjana nya pada tahun di jurusan biokimia Perguruan Tinggi Pomona, California. kemudian pada tahun 1989 ia meraih gelar PhD nya di Universitas Harvard. Pada tahun 1994 ia pindah ke Yale setelah beberapa posisi posdoktoral. Ia memimpin sebuah tim yang bekerja pada tiga struktur dimensi RNA ribosom.[2] Pada tahun 2020, dia berhasil mendapatkan hadiah dan Penghargaan Nobel Kimia bersama Emmanuelle Charpentier untuk hasil karya mereka dalam pengembangan dan metode pengeditan genom.[3]

Ia menjadi profesor Biokimia dan Biologi Molekular di Berkeley setelah dua tahun menetap di Harvard. Penelitiannya berfokus pada fungsi RNA melalui metode struktural dan biologis. Di awal penelitianya pada tahun 2012 ia bekerjasama dengan Emmanuelle Charpentier yang menjadikan sebuah publikasi yang menjadi tonggak sejarah mengenai pengembangan CRISPR-Cas9 system sebagai alat sederhana pengedit gen.[2]

Latar Belakang dan Pendidikan

Tumbuh besar di Hilo, sebuah kota tua yang dikelilingi oleh gunung api bagian dari kepulauan besar Hawaii, Doudna yang memiliki perawakan selayaknya perempuan kulit putih sering disebut "Haole"[4] oleh teman-temannya yang asli Hawaii. Lahir dari enam bersaudara, sejak kecil ia dikenal sebagai anak yang berkemauan keras dan keras kepala serta memiliki semangat kepeloporan.

Lahir di Washington D.C, Ayah Doudna bekerja sebagai penulis pidato di kementrian pertahanan Amerika Serikat, sedangkan Ibunya adalah seorang guru. Pada Agustus 1971 ketika ia berusia tujuh tahun mereka sekeluarga pindah ke Hawaii, karena Ayah Doudna menjadi Profesor di universitas Hawaii di Hilo. Ketertarikannya terhadap sains sudah terlihat dari sejak kecil serta mendapat dukungan dari kedua orang tuanya, kemudian orang tuanya memperkenalkan nya pada salah satu teman sejawat ayahnya seorang profesor Mikologi Don Hemmes di mana mereka sering melakukan kegiatan jalan di alam. Pada saat kelas 6 SD ia membaca sebuah berjudul "The Double Helix" karya James D. Watson yang membuatnya semakin tertarik kepada bidang ilmu Biologi.[1]

Ketika SMA ketertarikannya terhadap sains semakin terasah karena guru kimia nya pada saat kelas 10, Jeanette Wong yang ia selalu sebut sebagai salah satu yang memengaruhi secara signifikan dalam memicu rasa ingin tahu ilmiahnya[5] serta Marlene Hapai yang ia sebut sebagai yang mengajarkannya rasa kebahagiaan dalam sains.[1] Selain itu seorang perempuan ahli kanker memberikannya dukungan untuk mengejar karier dalam sains pada saat kunjungan kesekolah.[5] Ketika liburan musim panas ia banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja di laboratorium Universitas Hawaii di Hilo di bawah professor Hemmes. Pada tahun 1981 ia lulus dari SMA.

Kemudian ia menjadi mahasiswa jurusan Biokimia di Perguruan Tinggi Pamona[6] dengan beasiswa.[1] Pada awal tahun ajaran tingkat pertama, saat mengambil mata kuliah Biologi dasar ia merasa ragu dengan kemampuannya untuk mengejar karier di bidang sains dan berpikir untuk berpindah jurusan menjadi sastra dan bahasa Perancis, tetapi hal ini kemudian di tentang oleh dosen bahasa Perancisnya dan menyarankan agar tetap dengan pilihan sains. Keterkaitan antara kimia dan biologi yang kemudian ia pelajari dan kepercayaan diri terhadap kemampuan menguasai kimia semakin terbangun membuatnya melanjutkan kuliahnya, hingga kemudian ia bekerja di laboratorium di bawah Professor Biokimia Sharon Panasenko, yang hingga kini di sebutnya sebagai salah panutanya dalam sains.[1] Tahun 1985 ia lulus dengan gelar sarjana dari bidang Biokimia. Lalu melanjutkan pendidikan Doktoral ke Universitas Harvard lalu mendapatkan gelar PhD dalam bidang Biologi Kimia dan Farmakologi Molekular pada tahun 1989.

Ia menjalani kehidupan bersama suaminya, Jamie Cate, yang juga merupakan profesor biologi molekuler dan sel serta kimia di University of California, Berkeley, serta putra mereka yang telah beranjak remaja, Andy. Kehidupan keluarga mereka kerap berpusat pada dunia sains, tetapi mereka juga menikmati kegiatan memasak dan bepergian bersama, membaca, serta berjalan-jalan saat akhir pekan. Di tengah kesibukan tersebut, taman pribadinya tetap menjadi tempat beristirahat yang berharga, di mana ia sesekali meluangkan waktu untuk menikmati suasana di antara bunga, tanaman blueberry, dan lebah.[7]

Karier dan Penelitian

Pada awal kariernya, Doudna bekerja untuk mengungkap struktur tiga dimensi molekul RNA, yang memberikan wawasan tentang aktivitas katalitik RNA. Ia kemudian meneliti pengendalian informasi genetik oleh RNA kecil tertentu dan mulai tertarik pada CRISPR.[8]

CRISPR merupakan bagian dari sistem kekebalan bakteri. Sistem ini berasal dari sekuens RNA virus yang menyerang, yang kemudian terintegrasi ke dalam genom bakteri. Sekuens virus tersebut tersimpan sebagai DNA di dalam bagian “spacer” di antara blok pengulangan pendek DNA bakteri. Ketika virus yang sama kembali menyerang sel bakteri, DNA spacer ini diubah menjadi RNA. Enzim Cas9 bersama molekul RNA kedua kemudian menempel pada RNA yang baru terbentuk tersebut, yang selanjutnya mencari urutan DNA virus yang cocok. Ketika ditemukan, Cas9 memotong DNA virus, sehingga mencegah replikasi virus.[8]

Doudna dan Charpentier menemukan bahwa urutan RNA pemandu dapat diubah untuk mengarahkan Cas9 ke urutan DNA tertentu secara presisi. Penemuan ini dengan cepat mengubah lanskap rekayasa genom dan membuka peluang baru untuk pengobatan berbagai penyakit pada manusia.[8]

Rekayasa genom pada manusia merupakan konsekuensi yang tak terelakkan dari pesatnya kemajuan teknologi rekayasa genetika. Namun, masih sedikit yang diketahui mengenai keamanannya, dan penggunaannya untuk mengedit DNA manusia kembali memunculkan kekhawatiran etis, khususnya tentang apakah teknologi rekayasa genetika seharusnya digunakan untuk memodifikasi sifat non-penyakit, seperti kecerdasan.[8]

Pada awal tahun 2015, Doudna mengorganisasi sebuah upaya yang menyerukan moratorium terhadap penyuntingan genom manusia. Pada bulan April tahun tersebut, ia bersama rekan-rekannya merumuskan kerangka kerja untuk langkah-langkah segera guna melindungi genom embrio manusia dari modifikasi. Namun demikian, terlepas dari upaya kehati-hatian tersebut, pada April 2015 para ilmuwan Tiongkok melaporkan bahwa mereka telah berhasil mengubah genom embrio manusia menggunakan teknologi CRISPR-Cas9.[8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Isaacson, Walter (2021-03-09). The Code Breaker: Jennifer Doudna, Gene Editing, and the Future of the Human Race (dalam bahasa Inggris). Simon and Schuster. ISBN 978-1-9821-1587-6.
  2. 1 2 "Jennifer A. Doudna". www.kavliprize.org (dalam bahasa Inggris). 2018-05-22. Diakses tanggal 2019-03-24.
  3. ↑ "The Nobel Prize in Chemistry 2020". Nobel Media AB. Diakses tanggal 7 Oktober 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Haole: Is It a Bad Word? | Big Island Now". | Haole: Is It a Bad Word?. Diakses tanggal 2025-03-16.
  5. 1 2 "'On the same wavelength'". www.asbmb.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-16.
  6. ↑ Doudna, Jennifer A.; Sternberg, Samuel H. (2017-06-13). A Crack In Creation: Gene Editing and the Unthinkable Power to Control Evolution (dalam bahasa Inggris). HarperCollins. ISBN 978-0-544-71696-4.
  7. ↑ "Jennifer A. Doudna life story". www.kavliprize.org. Diakses tanggal 2026-04-25.
  8. 1 2 3 4 5 Rogers, Kara (2015-11-18). "Jennifer Doudna". Britannica. Diakses tanggal 2026-04-25.
Fellows of the Royal Society yang dipilih pada 2016
Fellows
Honorary
Foreign
Fisika dasar
Ilmu kehidupan
Matematika
Daftar penerima penghargaan Wolf dalam bidang kedokteran
1970-an
1980-an
1990-an
2000-an
2010-an
2020-an

Templat penghargaan Wolf : agrikultur · kimia · matematika · kedokteran · fisika · seni

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan