Kamis, 24 September 2026
05:57 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Adolf Windaus

Adolf Windaus

kimiawan asal Jerman

Adolf Otto Reinhold Windaus
Windaus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir25 Desember 1876
Meninggal9 Juni 1959(1959-06-09) (umur 82)
Karier ilmiah
BidangKimia organik
biokimia
Mahasiswa doktoral
Adolf Friedrich Johann Butenandt

Adolf Otto Reinhold Windaus (25 Desember 18769 Juni 1959) ialah seorang kimiawan Jerman yang memenangkan Nobel Kimia pada tahun 1928 untuk karyanya pada sterol dan hubungannya dengan vitamin. Ia merupakan penasihat doktoral bagi Adolf Butenandt yang kelak menerima Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1939.

Adolf Windaus lahir di Berlin. Minatnya dalam kimia bangkit oleh karena kuliah dari Hermann Emil Fischer. Ia mulai belajar kedokteran dan kimia di Berlin dan kemudian di Freiburg. Ia mendapatkan gelar doktor pada awal tahun 1900 dan berfokus pada kolesterol dan sterol lain di Universitas Albert Ludwig Freiburg. Pada tahun 1913, ia menjadi profesor kimia di Universitas Innsbruck tetapi 2 tahun kemudian ia pindah ke Universitas Göttingen dan tetap di sana sampai pensiun pada tahun 1944.

Ia terlibat dalam penemuan transformasi kolesterol melalui beberapa tahap ke vitamin D3 (kolekalsiferol). Ia memberikan patennya ke Merck dan Bayer dan mereka mengeluarkan obat Vigantol pada tahun 1927.[1]

Galeri

250px-Cholecalciferol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
vitamin D3
250px-7-Dehydrocholesterol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
7-dehidrokolesterol

Rujukan

  1. Haas, Jochen (2007). "[Vigantol--Adolf Windaus and the history of vitamin D]". Wurzbg Medizinhist Mitt. 26: 144–81. PMID 18354894.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |quotes= diabaikan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan