Minggu, 18 Oktober 2026
11:10 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kolekalsiferol

Kolekalsiferol

senyawa kimia

Bagikan:
Kolekalsiferol
INN: Colecalciferol
250px-Cholecalciferol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Cholecalciferol-vitamin-D3-from-xtal-3D-sticks.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Pengucapan/ˌkoʊləkælˈsɪfərɒl/
Nama dagangOsteosan, Prove D3, Tride
Nama lainvitamin D3, activated 7-dehydrocholesterol
AHFS/Drugs.com
License data
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Pengenal
  • (3S,5Z,7E)-9,10-sekokolesta-5,7,10(19)-trien-3-ol
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.000.612 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC27H44O
Massa molar384.64 g/mol
Model 3D (JSmol)
Titik leleh83–86 °C (181–187 °F)
Titik didih4.964 °C (8.967 °F)
Kelarutan dalam airTidak dapat larut dalam air; dapat larut sepenuhnya dalam cairan etanol, metanol dan beberapa cairan pelarut organik, sedikit larut dalam minyak sayur.
  • O[C@@H]1CC(\C(=C)CC1)=C\C=C2/CCC[C@]3([C@H]2CC[C@@H]3[C@H](C)CCCC(C)C)C
  • InChI=1S/C27H44O/c1-19(2)8-6-9-21(4)25-15-16-26-22(10-7-17-27(25,26)5)12-13-23-18-24(28)14-11-20(23)3/h12-13,19,21,24-26,28H,3,6-11,14-18H2,1-2,4-5H3/b22-12+,23-13-/t21-,24+,25-,26+,27-/m1/s1 N
  • Key:QYSXJUFSXHHAJI-YRZJJWOYSA-N

Kolekalsiferol atau dikenal juga sebagai vitamin D3 adalah salah satu vitamin yang dapat membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dan berfungsi untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang.[1] Kolekalsiferol merupakan salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak.[1] Kolekalsiferol diproses oleh tubuh saat kulit terpapar sinar matahari.[2] Kolekalsiferol pertama kali ditemukan pada tahun 1936 dan termasuk ke dalam daftar obat esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[3][4] Kolekalsiferol masuk ke dalam kategori obat generic dan tersedia secara bebas di toko obat. Kolekalsiferol juga dapat digunakan sebagai obat pembasmi hewan pengerat.[5][6]

Kegunaan

Salah satu kegunaan kolekalsiferol adalah untuk mengobati dan mencegah gangguan tulang seperti rakhitis dan osteomalacia.[1] Penggunaan kolekalsiferol bersamaan dengan kalsium dapat digunakan untuk mengobati atau mencegah tulang keropos.[1] Selain itu, kolekalsiferol juga dapat digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengobati rendahnya tingkat kalsium atau fosfat yang disebabkan oleh gangguan tertentu seperti hipoparatiroidisme, pseudohipoparatiroidisme, kelompok hipofosfatemia.[1] Kolekalsiferol yang berbentuk tetes dapat diberikan kepada bayi yang sedang diberi ASI sebagai suplemen tambahan.[1]

Penggunaan

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi kolekalsiferol adalah:

  • Kolekalsiferol dikonsumsi sesuai dengan arahan dari dokter.[1]
  • Kolekalsiferol dapat diserap dengan baik ketika digunakan setelah makan tetapi dapat digunakan dengan atau tanpa makanan.[1]
  • Dosis yang diberikan disesuaikan pada kondisi medis, jumlah paparan sinar matahari, diet, usia, dan respon terhadap pengobatan.[1]
  • Obat-obat tertentu seperti kolestiramin atau kolestipol, minyak mineral, dan orlistat dapat menurunkan penyerapan Kolekalsiferol.[1] Pisahkan penggunaan obat-obat tersebut selama mungkin dari penggunaan Kolekalsiferol dengan jarak minimal 2 jam.[1]
  • Kolekalsiferol yang berbentuk cairan dapat dikonsumsi menggunakan sendok atau perangkat penakar obat agar mendapatkan dosis yang tepat.[1]
  • Kolekalsiferol berbentuk tablet kunyah atau wafer dapat dikunyah secara menyeluruh sebelum menelannya.[1]
  • Jika digunakan bersamaan dengan obat lain, sebaiknya Kolekalsiferol dikonsumsi pada waktu menjelang tidur.[1]
  • Kolekalsiferol sebaiknya dikonsumsi secara teratur pada waktu dan jam yang sama.[1]
  • Kolekalsiferol tidak boleh digunakan bersamaan dengan suplemen atau vitamin lainnya kecuali atas saran dokter.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 (Indonesia) Hello Sehat. "Vitamin D3 obat apa?". Diakses tanggal 8 Desember 2019.
  2. ↑ Hamilton, Richart (2015). Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition. Jones & Bartlett Learning. hlm. 231. ISBN 9781284057560.
  3. ↑ Fischer, Janos & Ganellin, C. Robin (2006). Analogue-based Drug Discovery (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 451. ISBN 9783527607495. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-12-30. Diakses tanggal 2016-12-29.
  4. ↑ World Health Organization (2019). "World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019". World Health Organization (WHO). hdl:10665/325771.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  5. ↑ "Merck Veterinary Manual - Rodenticide Poisoning: Introduction". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-01-17.
  6. ↑ Rizor, Suzanne E.; Arjo, Wendy M.; Bulkin, Stephan; Nolte, Dale L. Efficacy of Cholecalciferol Baits for Pocket Gopher Control and Possible Effects on Non-Target Rodents in Pacific Northwest Forests. Vertebrate Pest Conference (2006). USDA. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-09-14. Diakses tanggal 2019-08-27. 0.15% cholecalciferol bait appears to have application for pocket gopher control.' Cholecalciferol can be a single high-dose toxicant or a cumulative multiple low-dose toxicant.
Larut dalam lemak
A
D
E
K
Larut dalam air
B
C
Kombinasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan