Rabu, 28 Oktober 2026
19:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Brian K. Kobilka

Brian K. Kobilka

Ahli biokimia asal Amerika Serikat

Bagikan:
Brian Kobilka
250px-Brian_Kobilka_%28649437151%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Brian Kent Kobilka

1955 (umur 70–71)
AlmamaterUniversitas Minnesota, Duluth, Universitas Yale
Dikenal karenaStruktur beta-2 adrenergic receptor
Karier ilmiah
BidangKristalografi
Tempat kerjaUniversitas Stanford, Universitas Duke
Pembimbing akademik
Robert Lefkowitz

Briant Kent Kobilka (lahir diLittle Falls, Minnesota, 1955) adalah seorang profesor Amerika Serikat pemenang Hadiah Nobel di Departemen Molekul dan Fisiologi Sel, Sekolah Kesehatan Universitas Stanford. Ia juga salah satu pendiri ConfometRx, sebuah perusahaan bioteknologi yang memfokuskan diri dalam pengembangan G protein-coupled receptor. Ia terpilih sebagai anggota Akademi Sains Nasional Amerika Serikat pada 2011.

Kehidupan awal

Kobilka menerima gelar sarjana kimia dan biologi dari Universitas Minnesota, Duluth dan mendapat gelar M.D.,, cum laude dari Sekolah Kesehatan Universitas Yale. Saat bekerja di Rumah Sakit Barnes di St. Louis milik Sekolah Kesehatan Universitas Washington, ia bekerja sebagai peneliti posdoktoral di bawah Robert Lefkowitz di Universitas Duke. Ia pindah ke Stanford pada 1989.[1]

Ia adalah penyelidik Institut Kesehatan Howard Hughes dari 1987 sampai 2003.[2]

Referensi

  1. ↑ "The state of GPCR research in 2004 : Nature Reviews Drug Discovery". Diakses tanggal 2008-10-16.
  2. ↑ "Brian K. Kobilka, M.D." HHMI. Diakses tanggal 24 Agustus 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan