Jumat, 30 Oktober 2026
01:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Paul Karrer

Paul Karrer

kimiawan asal Swiss

Bagikan:
250px-Paul_Karrer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paul Karrer (1937)

Paul Karrer (Moskow, 21 April 1889 – 18 Juni 1971) adalah seorang kimiawan organik Swiss yang terkenal atas karyanya mengenai vitamin. Bersama dengan Walter Haworth, pada tahun 1937 ia dianugerahi Hadiah Nobel dalam Kimia.

Pada tahun 1892 keluarganya pindah kembali ke Swiss di mana di Zürich ia belajar kimia bersama Alfred Werner dan mendapat gelar PhD pada tahun 1911. Ia mengambil posisi sebagai kimiawan dengan Paul Ehrlich di Georg Speyer Haus, Frankfurt. Pada tahun 1919 ia menjadi profesor di Universitas Zürich.

Penelitian awal Karrer berkenaan dengan senyawa logam kompleks, tetapi karyanya paling penting adalah pigmen tumbuhan, khususnya karotenoid kuning. Ia menjelaskan struktur kimiawinya di mana senyawa itu diubah dalam tubuh menjadi vitamin A. Karyanya menimbulkan jalan menuju formula beta-karoten yang benar; prekursor utama vitamin A; saat itu kali pertama struktur vitamin atau provitamin ditentukan. George Wald bekerja dalam masa yang singkat di laboratorium Karrer dan mempelajari peran vitamin A pada retina. Kemudian Karrer mempelajari struktur asam askorbat (vitamin C) dan memperluas penelitiannya ke vitamin B2 dan E. Sumbangan besarnya dalam kimia adalah flavin yang menimbulkan pengenalan laktoflavin sebagai bagian kompleks itu yang awalnya diperkirakan vitamin B2.

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan