| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC
β,β-Karoten | |
| Nama IUPAC (sistematis)
1,1′-[(1E,3E,5E,7E,9E,11E,13E,15E,17E)-3,7,12,16-Tetrametiloktadeka-1,3,5,7,9,11,13,15,17-nonaena-1,18-diil]bis(2,6,6-trimetilsikloheks-1-ena) | |
| Nama lain | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol) |
|
| Referensi Beilstein | 1917416 |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| ChemSpider |
|
| Nomor EC | |
| KEGG | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| |
| Sifat | |
| C40H56 | |
| Massa molar | 536,89 g·mol−1 |
| Penampilan | Kristal jingga gelap |
| Densitas | 1,00 g/cm3[4] |
| Titik lebur | 183 °C (361 °F; 456 K)[4] terurai[5] |
| Titik didih | 6.547 °C (11.817 °F; 6.820 K) pada 760 mmHg (101324 Pa) |
| Tidak larut | |
| Kelarutan | Larut dalam CS2, benzena, CHCl3, etanol Tidak larut dalam gliserin |
| Kelarutan dalam diklorometana | 4,51 g/kg (20 °C)[6] = 5,98 g/L (mengingat kepadatan BCM 1,3266 g/cm3 pada 20°C) |
| Kelarutan dalam heksana | 0,1 g/L |
| log P | 14,764 |
| Tekanan uap | 2,71·10−16 mmHg |
| Indeks bias (nD) | 1,565 |
| Farmakologi | |
| Kode ATC | A11CA02 D02BB01 |
| Bahaya | |
| Piktogram GHS | |
| Keterangan bahaya GHS | {{{value}}} |
| H315, H319, H412 | |
| P264, P273, P280, P302+P352, P305+P351+P338, P321, P332+P313, P337+P313, P362, P501 | |
| Titik nyala | 103 °C (217 °F; 376 K)[5] |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
β-Karoten adalah pigmen berwarna dominan merah-jingga yang ditemukan secara alami pada tumbuhan dan buah-buahan. Beta karoten merupakan senyawa organik, secara kimiawi diklasifikasikan sebagai hidrokarbon, dan secara spesifik diklasifikasikan sebagai terpenoid (isoprenoid), mencerminkan bahwa ia merupakan turunan unit isoprena. Beta karoten disintesis oleh tumbuhan dari geranilgeranil pirofosfat.[7]
Beta karoten merupakan anggota karoten, yang merupakan tetraterpena turunan dari isoprena dan memiliki rantai karbon berjumlah 40. Di antara semua karoten, beta karoten dicirikan dengan keberadaan cincin beta pada kedua ujung molekulnya. Penyerapan beta karoten oleh tubuh meningkat dengan meningkatnya asupan lemak, karena karoten larut oleh lemak.
Beta karoten adalah senyawa yang memberikan warna jingga pada wortel, labu, dan ubi, dan merupakan senyawa karoten yang paling umum pada tumbuhan. Ketika diaplikasikan sebagai pewarna makanan, beta karoten memiliki bilangan E160.[8] Di alam, beta karoten adalah bentuk awal dari Vitamin A melalui enzim beta-carotene 15,15'-monooxygenase.[7] Isolasi beta karoten di dalam buah-buahan umumnya menggunakan metode kromatografi kolom. Pemisahan beta karoten dari campuran dengan senyawa karotenoid lainnya berdasarkan polaritasnya. Beta karoten bersifat non-polar, sehingga dapat dipisahkan dengan pelarut non-polar seperti heksana.[9]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 Hursthouse, M. B.; Nathani, S. C.; Moss, G. P. (2004). "CSD Entry: CARTEN02". Cambridge Structural Database: Access Structures. Cambridge Crystallographic Data Centre. doi:10.5517/cc8j3mh. Diakses tanggal 9 Juli 2022.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Senge, Mathias O.; Hope, Häkon; Smith, Kevin M. (1992). "Structure and Conformation of Photosynthetic Pigments and Related Compounds 3. Crystal Structure of β-Carotene". Z. Naturforsch. C. 47 (5–6): 474–476. doi:10.1515/znc-1992-0623. S2CID 100905826.
- ↑ "SciFinder – CAS Registry Number 7235-40-7". Diakses tanggal 21 Oktober 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Haynes, William M., ed. (2011). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 92nd). CRC Press. hlm. 3.94. ISBN 978-1439855119.
- 1 2 Sigma-Aldrich Co., β-Carotene. Retrieved on 27 May 2014.
- ↑ "Beta-carotene". PubChem, US National Library of Medicine. 27 Januari 2024. Diakses tanggal 31 Januari 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Susan D. Van Arnum (1998). "Vitamin A in Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology" (45). New York: John Wiley: 99–107. doi:10.1002/0471238961.2209200101181421.a01. ISBN 0-471-23896-1.
{{cite journal}}:|chapter=diabaikan; Kutipan journal memerlukan|journal=Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link) - ↑ Milne, George W. A. (2005). Gardner's commercially important chemicals: synonyms, trade names, and properties. New York: Wiley-Interscience. ISBN 0-471-73518-3.
- ↑ Mercadante, A.Z., Steck, A., Pfander, H. (1999). "Carotenoids from Guava (Psidium guajava L.): Isolation and Structure Elucidation". J. Agric. Food Chem. 47 (1): 145–151. doi:10.1021/jf980405r. PMID 10563863.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Pranala luar
- USDA Webpage on β-carotene Content of Gac - Fatty Acids and Carotenoids in Gac (Momordica Cochinchinensis Spreng) Fruit.
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|