Sabtu, 03 Oktober 2026
00:46 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis

Bagikan:

Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis (Bahasa Inggris: Anatomical Therapeutic Chemical Classification System, disingkat ATC) adalah sistem pengelompokan yang digunakan untuk klasifikasi taksonomik obat. ATC disusun dan dipantau oleh Pusat Bersama untuk Metodologi Statistika Obat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dipublikasikan pertama kali pada tahun 1976.[1][2][3]

Sistem klasifikasi ini membagi obat-obatan menjadi kelompok yang berbeda sesuai dengan organ atau sistem di mana lokasi terapi dan karakteristik kimiawinya bekerja.

Klasifikasi

Dalam sistem ini, obat-obatan diklasifikasikan menjadi 5 tingkatan yang berbeda:[4]

Tingkat satu

Dalam tingkatan pertama ini, kode didasarkan pada satu abjad untuk kelompok anatomis. Kode terdiri dari satu huruf. Terdapat 14 kelompok utama yaitu:[5]

A Saluran pencernaan dan metabolisme
B Darah dan organ pembentuk darah
C Sistem kardiovaskular
DDermatologi
G Sistem genitourinarius (kelamin-kemih) dan hormon seks
H Preparat hormonal sistemik, kecuali hormon seks dan insulin
J Anti-infeksi untuk penggunaan sistemik
L Agen-agen antineoplastik dan imunomodulasi
M Sistem muskuloskeletal (otot-kerangka)
NSistem saraf
P Produk antiparasitik, insektisida, dan repelan
RSistem pernapasan
SSistem indra
VAneka ragam

Contoh: C Sistem kardiovaskular

Tingkat dua

Tingkat dua dari kode didasarkan pada kelompok utama terapeutik dan terdiri dari dua digit angka.[6]

Contoh: C03 Diuretik

Tingkat tiga

Tingkat tiga dari kode didasarkan pada subkelompok farmakologis atau terapeutik dan terdiri dari satu abjad.

Contoh: C03C High-ceiling diuretics

Tingkat empat

Tingkat empat dari kode didasarkan pada subkelompok kimiawi atau terapeutik atau farmakologi dan terdiri dari satu abjad.

Contoh: C03CA Sulfonamida

Tingkat lima

Tingkat lima dari kode didasarkan pada subkelompok substansi kimiawi dan terdiri dari dua digit angka.

Contoh: C03CA01 furosemida

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "ATC/DDD Methodology: History". WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology.
  2. ↑ WHOCC (28 November 2019). "ATC alterations from 2005-2019". WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology (WHOCC). Diakses tanggal 27 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ WHOCC (28 November 2018). "DDD alterations from 2005-2019". WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology (WHOCC). Diakses tanggal 27 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "ATC: Structure and principles". WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology.
  5. ↑ "ATC/DDD Index". WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology.
  6. ↑ the Anatomical Therapeutic Chemical (ATC) classification system Structure

Pranala luar

  • (Inggris) Official ATC website, hosted by the WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology
Saluran pencernaan (A)
Darah dan organ pembentuk darah (B)
Sistem kardiovaskular (C)
Kulit (D)
Sistem reproduksi (G)
Sistem endokrin (H)
Infeksi dan infestasi (J, P)
Penyakit ganas dan sistem imun (L)
Otot, tulang, dan sendi (M)
Otak dan sistem saraf (N)
Sistem pernafasan (R)
Ikon rintisan

Artikel bertopik farmasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan