imunostimulator atau imunostimulan adalah substansi (obat dan nutrien) yang menstimulasi sistem imun dengan meningkatkan aktivitas komponen sistem imun untuk melawan infeksi dan penyakit.[1]
Referensi
Artikel bertopik farmasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
- ↑ -, Martinus; Agustin, Triana; Dachlan, Aida Sofiati; Halim, Evita (2019-07-26). "PENGGUNAAN IMUNOSTIMULAN DALAM BIDANG DERMATOVENEREOLOGI". Media Dermato Venereologica Indonesiana. 46 (2). doi:10.33820/mdvi.v46i2.65. ISSN 2656-7482.
{{cite journal}}:|last=memiliki nama numerik
| Saluran pencernaan (A) | |
|---|---|
| Darah dan organ pembentuk darah (B) | |
| Sistem kardiovaskular (C) | |
| Kulit (D) | |
| Sistem reproduksi (G) | |
| Sistem endokrin (H) | |
| Infeksi dan infestasi (J, P) | |
| Penyakit ganas dan sistem imun (L) | |
| Otot, tulang, dan sendi (M) | |
| Otak dan sistem saraf (N) | |
| Sistem pernafasan (R) | |
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|