Jumat, 09 Oktober 2026
19:21 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Walther Nernst

Walther Nernst

kimiawan asal Kerajaan Prusia

Bagikan:
Fisikawan dan kimiawan Jerman, pemenang Nobel 1920Templat:SHORTDESC:Fisikawan dan kimiawan Jerman, pemenang Nobel 1920
Walther Nernst
250px-Walther_Nernst.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Walther Nernst pada tahun 1910
Lahir(1864-06-25)25 Juni 1864
Briesen, Prusia (sekarang Polandia)
Meninggal18 November 1941(1941-11-18) (umur 77)
Zibelle, Jerman Nazi
AlmamaterUniversitas Zurich
Universitas Berlin
Universitas Würzburg
Dikenal karenaHukum ketiga termodinamika
Persamaan Nernst
Lampu Nernst
Karier ilmiah
BidangKimia fisik, Fisika
Tempat kerjaUniversitas Göttingen
Universitas Berlin
Friedrich Kohlrausch

Walther Hermann Nernst adalah seorang kimiawan dan fisikawan Jerman yang memberikan kontribusi besar pada bidang elektrokimia, termodinamika, dan kimia fisik. Ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kimia pada tahun 1920 sebagai pengakuan atas karyanya dalam bidang termodinamika.[1]

Ia paling dikenal karena merumuskan hukum ketiga termodinamika, yang menyatakan bahwa entropi suatu sistem mendekati nilai konstan saat suhu mendekati nol mutlak.

Kontribusi Ilmiah

  • Hukum Ketiga Termodinamika: Nernst merumuskan teorema panasnya (heat theorem) antara tahun 1906–1912, yang menjadi fondasi bagi hukum ketiga termodinamika.[2]
  • Persamaan Nernst: Dalam elektrokimia, ia merumuskan persamaan yang menghubungkan potensial reduksi dari sel elektrokimia dengan potensial elektroda standar.
  • Lampu Nernst: Sebuah lampu pijar listrik yang menggunakan batang keramik, yang menjadi jembatan teknologi sebelum lampu tungsten modern populer.

Kehidupan Pribadi

Nernst menempuh pendidikan di berbagai universitas terkemuka di Eropa dan menghabiskan sebagian besar karier akademisnya di Universitas Göttingen dan Universitas Berlin. Ia juga dikenal sebagai mentor yang luar biasa bagi banyak ilmuwan hebat, termasuk Irving Langmuir.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Walther Nernst - Biographical". NobelPrize.org. Nobel Prize Outreach AB 2024.
  2. ↑ "Walther Nernst | German physicist and chemist". Encyclopedia Britannica.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan