Sabtu, 31 Oktober 2026
12:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Irving Langmuir

Irving Langmuir

fisikawan asal Amerika Serikat

Bagikan:
Kimiawan dan fisikawan Amerika, pemenang Nobel 1932Templat:SHORTDESC:Kimiawan dan fisikawan Amerika, pemenang Nobel 1932
Irving Langmuir
250px-Irving_Langmuir.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Irving Langmuir
Lahir(1881-01-31)31 Januari 1881
Brooklyn, New York, AS
Meninggal16 Agustus 1957(1957-08-16) (umur 76)
AlmamaterUniversitas Columbia
Universitas Göttingen
Dikenal karenaAdsorpsi
Lampu pijar
Plasma
Ikatan kimia
Karier ilmiah
BidangKimia, Fisika
Tempat kerjaGeneral Electric
Walther Nernst

Irving Langmuir adalah seorang ahli kimia dan fisikawan asal Amerika Serikat yang dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kimia pada tahun 1932 atas kontribusinya pada kimia permukaan.

Ia dikenal karena jasanya dalam mengembangkan lampu pijar berisi gas, teknik pengelasan atom hidrogen, serta kontribusi besar pada teori ikatan valensi. Di bidang elektronika, ia berperan penting dalam penyempurnaan tabung elektron melalui penelitiannya pada emisi termionik.

Biografi

Langmuir lahir di Brooklyn, New York. Ia menempuh pendidikan di Columbia University sebelum meraih gelar doktor di Universitas Göttingen di bawah bimbingan Walther Nernst. Sebagian besar karier penelitiannya dihabiskan di laboratorium riset General Electric (GE) dari tahun 1909 hingga 1950.

Penemuan Utama

  • Lampu Pijar Berisi Gas: Menemukan bahwa penggunaan gas mulia seperti nitrogen dan argon dapat mencegah penguapan filamen tungsten.
  • Fisika Plasma: Mencetuskan istilah "plasma" untuk mendeskripsikan gas yang terionisasi.
  • Pompa Vakum Tinggi: Menciptakan pompa difusi merkuri yang memungkinkan penciptaan vakum tinggi pada tabung vakum.
  • Hukum Langmuir: Persamaan yang menjelaskan bagaimana molekul menempel pada permukaan padat (adsorpsi).

Penghargaan

Referensi

  1. "Irving Langmuir - Biographical". NobelPrize.org. Nobel Prize Outreach AB 2024.
  2. "Irving Langmuir | American chemist". Encyclopedia Britannica.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan