Sabtu, 24 Oktober 2026
02:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Richard F. Heck

Richard F. Heck

kimiawan AS

Bagikan:
Richard F. Heck
250px-Richard_F._Heck2010.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Heck pada tahun 2010
Lahir
Richard Fred Heck

(1931-08-15)15 Agustus 1931
Meninggal9 Oktober 2015(2015-10-09) (umur 84)
AlmamaterUniversitas California, Los Angeles
Dikenal karenaReaksi Heck
Pasangan menikahSocorro Nardo-Heck (meninggal tahun 2012)
Karier ilmiah
BidangKimia
Tempat kerjaUniversitas Delaware
Hercules
ETH Zurich
Universitas De La Salle
Saul Winstein

Richard Fred Heck (15 Agustus 1931 – 10 Oktober 2015)[1] adalah seorang kimiawan Amerika Serikat yang dikenal atas penemuan dan pengembangan reaksi Heck, yang menggunakan paladium untuk mengkatalisis reaksi kimia senyawa organik yang memasangkan aril halida dengan alkena. Naproksen analgesik adalah contoh dari senyawa yang dipersiapkan industri menggunakan reaksi Heck.

Untuk karyanya dalam reaksi penggandengan katalisis paladium dan sintesis organik, Heck dianugerahi Nobel Kimia pada tahun 2010, bersama dengan kimiawan Jepang, Ei-ichi Negishi dan Akira Suzuki.[2]

Referensi

  1. ↑ "UK Nobel Prize winner Heck dies in Philippines". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-15. Diakses tanggal 2015-10-15.
  2. ↑ "Press release 6 October 2010". Royal Swedish Academy of Sciences. Diakses tanggal 17 Oktober 2015.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Richard Fred Heck.
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan