Senin, 28 September 2026
11:35 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Karl Ziegler

Karl Ziegler

kimiawan asal Jerman

250px-Karl_Ziegler_Nobel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Karl Ziegler

Karl Waldemar Ziegler (26 November 1898 – 12 Agustus 1973) ialah seorang kimiawan Jerman yang memenangkan Nobel Kimia pada tahun 1963, bersama Giulio Natta, untuk karya pada polimer. Pada tahun 1960, Ziegler dianugerahi Cincin Werner von Siemens, bersama dengan Otto Bayer dan Walter Reppe, atas pengembangan for expanding the scientific knowledge of and the technical development of new synthetic materials.

Karl Ziegler lahir di Helsa, dekat Kassel, Kerajaan Prusia, dan dididik di Universitas Marburg. Pada tahun 1943, Ziegler menjadi profesor kehormatan di Universitas Teknologi Aachen dan direktur Max-Planck-Institut für Kohlenforschung.

Selama 26 tahun di Max-Planck-Institut fur Kohlenforschung, Mülheim/Ruhr, dari tahun 1943 hingga 1969, Ziegler mengerjakan sebagian besar karyanya pada katalis Ziegler-Natta.

Ziegler meninggal di Mulheim, dalam usia 74 tahun.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan