Senin, 28 September 2026
15:14 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Otto Diels

Otto Diels

kimiawan asal Jerman

250px-Otto_Paul_Hermann_Diels.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Otto Paul Herrmann Diels (1948)
120px-Nobel_prize_medal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Otto Paul Herrmann Diels (23 Januari 1876 – 7 Maret 1954) ialah seorang kimiawan Jerman. Ia adalah anak seorang profesor filologi di Universitas Berlin, di mana ia masuk kelompok Hermann Emil Fischer.

Diels mengajar di Universitas Berlin pada tahun 1916 dan dari tahun 1916 hingga 1945 di Christian-Albrechts-Universität, Kiel. 2 anaknya terbunuh dalam Perang Dunia II.

Pada tahun 1950, bersama dengan Kurt Alder, salah satu mahasiswanya, ia menerima Nobel Kimia "untuk penemuan dan pengembangan sintesis dienae," yang dikenal sebagai Reaksi Diels-Alder. Reaksi regioselektif ini menjadi salah satu reaksi terpenting dalam bidang sintesis organik.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan