Minggu, 27 September 2026
18:06 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Gazel thomson

Gazel thomson

gazel

Gazel thomson
250px-Serengeti_Thomson-Gazelle2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor gazel thomson di Serengeti, Kenya.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
E. thomsonii
Nama binomial
Eudorcas thomsonii
Günther, 1884
Artikel takson sembarang

Gazel thomson (Eudorcas thomsonii) atau dalam penyebutan awam rusa thomson (walau tidak terkait dengan rusa atau zebra dan antelop) adalah salah satu spesies gazel yang paling terkenal di Afrika. Gazel ini dinamai berdasarkan penjelajah Eropa, Joseph Thomson dan karenanya, hewan ini kerap disebut "tommie". Pada awalnya, gazel thomson berukuran sedang dengan berukuran 72-85. subspesies dari gazel berdahi merah dan juga dianggap sebagai anggota genus Gazella subgenus Eudorcas sebelum Eudorcas dimasukkan ke dalam genus yang terpisah. Gazel thomson diperkirakan mempunyai populasi sebanyak 500.000 ekor di alam liar. Gazel thomson mampu berlari hingga kecepatan 80,4 km/jam, yang membuatnya temasuk sebagai salah satu mamalia darat tercepat di dunia. Gzel thomson hidup di Afrika Timur. Karena Warna Di badanya hitam putih, dikaitkan sebagai gazel zebra.

Deskripsi

Gazel thomson mempunyai tinggi 55–82 sentimeter (22–32 in). Jantan memiliki berat tubuh 20–35 kilogram (44–77 pon) sementara gazel thomson betina sedikit lebih ringan yaitu seberat 15–25 kilogram (33–55 pon). Gazel thomson mempunyai panjang tubuh 80–120 sentimeter (31–47 in) dari kepala sampai ekor. Ciri khas pada hewan ini meliputi bulatan putih di sekitar matanya, garis hitam dari bawah matanya sampai ke hidung, garis berwarna keemasan dari tanduk hingga hidung, serta tanduknya yang beruas-ruas cincin. Seperti kebanyakan jenis-jenis lainnya, keberadaan tanduk dimiliki oleh semua jenis kelamin gazel thomson. Walau ukuran tanduk yang dimiliki kedua jenis kelamin itu berbeda. Gazel thomson jantan mempunyai tanduk sepanjang 25–43 sentimeter (9,8–16,9 in), sementara tanduk pada betina lebih pendek, ukurannya 7–15 sentimeter (2,8–5,9 in).

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eudorcas thomsonii.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eudorcas thomsonii.
  1. ↑ "Eudorcas thomsonii". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 18 Agustus 2015. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan