Rabu, 07 Oktober 2026
08:20 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Gazel thomson

Gazel thomson

gazel

Bagikan:
Gazel thomson
250px-Serengeti_Thomson-Gazelle2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor gazel thomson di Serengeti, Kenya.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
E. thomsonii
Nama binomial
Eudorcas thomsonii
Günther, 1884
Artikel takson sembarang

Gazel thomson (Eudorcas thomsonii) atau dalam penyebutan awam rusa thomson (walau tidak terkait dengan rusa atau zebra dan antelop) adalah salah satu spesies gazel yang paling terkenal di Afrika. Gazel ini dinamai berdasarkan penjelajah Eropa, Joseph Thomson dan karenanya, hewan ini kerap disebut "tommie". Pada awalnya, gazel thomson berukuran sedang dengan berukuran 72-85. subspesies dari gazel berdahi merah dan juga dianggap sebagai anggota genus Gazella subgenus Eudorcas sebelum Eudorcas dimasukkan ke dalam genus yang terpisah. Gazel thomson diperkirakan mempunyai populasi sebanyak 500.000 ekor di alam liar. Gazel thomson mampu berlari hingga kecepatan 80,4 km/jam, yang membuatnya temasuk sebagai salah satu mamalia darat tercepat di dunia. Gzel thomson hidup di Afrika Timur. Karena Warna Di badanya hitam putih, dikaitkan sebagai gazel zebra.

Deskripsi

Gazel thomson mempunyai tinggi 55–82 sentimeter (22–32 in). Jantan memiliki berat tubuh 20–35 kilogram (44–77 pon) sementara gazel thomson betina sedikit lebih ringan yaitu seberat 15–25 kilogram (33–55 pon). Gazel thomson mempunyai panjang tubuh 80–120 sentimeter (31–47 in) dari kepala sampai ekor. Ciri khas pada hewan ini meliputi bulatan putih di sekitar matanya, garis hitam dari bawah matanya sampai ke hidung, garis berwarna keemasan dari tanduk hingga hidung, serta tanduknya yang beruas-ruas cincin. Seperti kebanyakan jenis-jenis lainnya, keberadaan tanduk dimiliki oleh semua jenis kelamin gazel thomson. Walau ukuran tanduk yang dimiliki kedua jenis kelamin itu berbeda. Gazel thomson jantan mempunyai tanduk sepanjang 25–43 sentimeter (9,8–16,9 in), sementara tanduk pada betina lebih pendek, ukurannya 7–15 sentimeter (2,8–5,9 in).

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eudorcas thomsonii.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eudorcas thomsonii.
  1. ↑ "Eudorcas thomsonii". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 18 Agustus 2015. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan