Rabu, 30 September 2026
09:57 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Garuda Mas

Garuda Mas

perusahaan otobus Indonesia

Bagikan:
PT Garuda Mas Putera Esa
250px-Garuda_Mas_bus_wordmark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Garuda_Mas_Jetbus2%2B_SDD_Adiputro.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus tingkat Garuda Mas dengan karoseri New Setra Jetbus2+ SDD produksi Adi Putro (menggunakan selendang Jetbus3+ Facelift)
Didirikan1972;54 tahun lalu (1972)
Kantor pusatKedawung, Cirebon, Jawa Barat, Indonesia
Wilayah layananJawa
Jenis layananBus antarkota antarprovinsi
Garasi
Jenis bahan bakarDiesel
Operator
  • PT Garuda Mas Putera Esa
  • PT Garuda Mas Karyajaya
Pimpinan
  • Benyamin Darmawan Karjadidjaja[1] (divisi Cirebon)
  • Barmawi Karjadidjaja (divisi Jakarta)
  • Slamet Karjadidjaja (Garuda Mas Karyajaya)
Situs webpogarudamas.com

PT Garuda Mas Putera Esa[a] adalah perusahaan otobus Indonesia yang berasal dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Perusahaan otobus ini menyelenggarakan bus antarkota antarprovinsi, dengan trayek operasional dari DKI Jakarta menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta sebagai salah satu pelopor moda transportasi bus ke wilayah Kabupaten Grobogan. Kantor pusat dan garasi utama perusahaan otobus ini terletak di Kecamatan Kedawung, dan memiliki garasi kedua di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sejarah

Garuda Mas didirikan oleh Sanoesi Karjadidjaja pada 1972. Sebelumnya, Sanoesi bekerja di salah satu operator bus swasta di Jakarta yang bernama Sukabumi Motor Supply (SMS). Ketika pengelolaan bus kota di Jakarta diambil alih oleh kendali manajemen Perum PPD, Sanoesi pindah ke Cirebon dan mendirikan usaha transportasi di sana. [2] Nama Garuda Mas dipilih karena Sanoesi memiliki rasa patriotisme dan nasionalisme Indonesia yang kuat, dengan lambang negara Indonesia sebagai representasi kebanggaan terhadap Indonesia, yang kemudian menjadi ciri khas tersendiri bagi perusahaan ini.[2][3]

Garuda Mas memulai debutnya dengan membuka trayek perdana yang sederhana yaitu antarkota dalam provinsi Jawa Barat, Cirebon–Majalengka. Seiring berjalannya waktu, Garuda Mas memperluas layanan trayeknya ke rute-rute yang lebih strategis seperti dari Jabodetabek ke berbagai kota di Jawa Tengah. Sebelum menjalani trayek di jalur Purwodadi, Garuda Mas menjalani trayek Jakarta–Kudus–Pati–Jepara.[2][4]

250px-12_Moda_Transportasi_Colt_Trayek_Cepu_-_Blora_di_Terminal_Cepu_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus Garuda Mas dengan karoseri New Setra Jetbus2+ SHD di atas sasis Mercedes-Benz O 500 R 1836 saat berhenti di Terminal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Garuda Mas mulai menjalani trayek ke Purwodadi untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang dengan tujuan Demak atau Semarang, karena pertimbangan keterbatasan armada bus yang saat itu hanya dilayani oleh DAMRI.[3] Hal ini menjadikan keberadaannya semakin dikenal luas oleh masyarakat di berbagai wilayah Pulau Jawa. Perluasan ini menjadikan Garuda Mas dikenal tidak hanya di wilayah asalnya, tetapi juga sebagai operator yang memainkan peranan penting di trayek tersebut.[2][3][4]

Perkembangan Garuda Mas tidak lepas dari strategi dan pengelolaan yang diteruskan oleh generasi kedua, terutama oleh Barmawi yang memimpin bagian operasional di Jakarta, sementara Benyamin Darmawan mengelola operasional di Cirebon. Pada sekitar tahun 2007, manajemen melakukan konsolidasi dengan memindahkan pusat operasional untuk jalur yang lebih luas ke Jakarta agar strategi pertumbuhan dan penjadwalan armada menjadi lebih efisien dan terpusat. Transformasi ini membantu Garuda Mas tetap kompetitif di tengah persaingan dengan perusahaan bus lain pada jalur Pantura dan jalur timur Jawa.[4][1]

Armada

250px-Garuda_Mas_%22Reiichi%22_Jetbus3%2B_SHD_Voyager_Adiputro.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus Garuda Mas dengan karoseri Jetbus3+ SHD Voyager produksi Adi Putro dan sasis Hino RK8 R260

Garuda Mas mengelola lebih dari 140 armada dengan unit bus yang menggunakan berbagai macam jenis sasis dan karoseri.[2] Garuda Mas mengandalkan dua pabrikan kendaraan, yakni Mercedes-Benz (OH 1626,[5] OH 1836,[6] dan O 500 RSD 2445[7]) serta Hino (RK 280 Euro 4).[8] Sasis-sasis tersebut menawarkan kenyamanan dengan suspensi udara dan space frame agar memungkinkan ruang bagasi luas. Garuda Mas merupakan pengguna pertama sasis Mercedes-Benz O 500 RSD 2445 di Indonesia untuk bus tingkatnya.[7]

Garuda Mas merupakan salah satu kolektor Adi Putro Jetbus dari generasi ke generasi. Termasuk di antaranya bus tingkat yang menggunakan model Jetbus3+ SDD yang dirilis sejak 2018[9] dan bus kelas tidur dengan bodi Jetbus5 Dream Coach yang dirilis akhir 2024.[10] Selain Jetbus, Garuda Mas juga menggunakan bodi Laksana Legacy dengan berbagai macam varian.[11]

250px-Garuda_Mas_Jetbus_3%2B_SHD_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus Garuda Mas dengan bodi Jetbus3+ dan sasis Mercedes-Benz O 500 R-1836.

Garuda Mas dikenal karena menawarkan berbagai kelas layanan, mulai dari kelas ekonomi, bisnis, VIP, eksekutif hingga super eksekutif, yang memberi pilihan kenyamanan bagi penumpang berdasarkan anggaran yang dimilikinya. Hal ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap pelayanan yang lebih variatif dan berkualitas dibandingkan banyak perusahan otobus lain pada masanya, sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan, terutama di rute-rute utama. Perusahaan otobus ini bahkan mendapatkan perhatian publik karena kuatnya komunitas penggemar dan penumpangnya.[12]

Ciri khas tampilan

Garuda Mas mudah dikenali dari warna dasar pola pengecatan busnya yang dominan biru samudra dengan permainan garis-garis kuning, jingga, hijau, dan putih. Makna burung Garuda sebagai ciri khas yang tergambar pada armada bus, terinspirasi dari lambang negara dan jiwa nasionalisme pendirinya. Gambar yang ditampilkan untuk merepresentasikan burung Garuda adalah burung elang.[1]

Trayek

250px-Garuda_Mas_%22Octo%22_Legacy_SR3_Neo_Suites_Combi_Laksana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus kelas suites combi dari Garuda Mas dengan karoseri Legacy SR-3 Suites Combi produksi Laksana

Sejak awal pendiriannya, PO Garuda Mas memfokuskan seluruh lini usahanya pada layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Rute utama Garuda Mas selain tujuan Kota Semarang, Jawa Tengah[13][14] hingga ke Kota Madiun, Jawa Timur, dari DKI Jakarta. Dalam perkembangannya, rute-rute ini menjadi tulang punggung operasional perusahaan dan membentuk basis pelanggan yang kuat, khususnya bagi penumpang yang rutin bepergian dari dan menuju wilayah tengah Pulau Jawa.[15]

Dioperasikan melalui dua perusahaan, yakni induk usaha PT Garuda Mas Putera Esa serta anak usahanya PT Garuda Mas Karyajaya, pangsa pasar terbesar Garuda Mas yakni trayek di jalur eks Keresidenan Pati[16] atau yang dikenal dengan jalur Muria Raya.[17] Dominasi di jalur ini mempertegas posisi Garuda Mas sebagai salah satu operator yang mengandalkan konektivitas antardaerah tersebut. Sebagai bagian dari ekspansi trayek, pada Desember 2025 Garuda Mas meluncurkan rute baru DKI Jakarta–Malang dengan menghadirkan bus kelas Suites Combi dengan bus produksi Laksana, yang menandai peningkatan layanan dari sisi kenyamanan. Ke depannya, Garuda Mas juga merencanakan penambahan armada dengan kelas Dream Coach dengan bus produksi Adi Putro, yang menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan trayek jarak jauh sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi penumpang.[18]

Apresiasi dan penghargaan

Pada 2022, bersama Laju Prima dan Murni Jaya, Garuda Mas memperoleh penghargaan dari Hino Motors Indonesia atas pencapaian satu juta kilometer melalui pemberdayaan armada-armada busnya yang menggunakan sasis Hino.[19]

Catatan kaki

  1. ↑ Jenama Garuda Mas ditulis dengan huruf kecil

Referensi

  1. 1 2 3 Ramadan, Muhamad Fadli (24 Januari 2023). "Kisah PO Bus Garuda Mas, Dibangun Seorang Pejuang pada Zaman Penjajahan". iNews. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  2. 1 2 3 4 5 Trisna, Citra Dara Vresti (12 Januari 2023). "Sejarah PO Garuda Mas: Bus Asal Cirebon Jadi Penguasa Jalur Purwodadi". Okezone.com. Diakses tanggal 29 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Anggraeni, Rina (6 Maret 2024). "Siapa Pemilik Po Bus Garuda Mas? Ini Sosoknya". Okezone.com. Diakses tanggal 29 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 Ramadan, Muhamad Fadli (24 Januari 2023). "Lahir di Cirebon Berkuasa di Jalur Purwodadi 50 Tahun, Ini Prinsip yang Dipegang PO Garuda Mas". iNews. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  5. ↑ Sari, J.P.I.; Ferdian, A. (12 Maret 2025). "Sambut Musim Mudik Lebaran, PO Garuda Mas Rilis Dua Bus Baru". Kompas.com. Diakses tanggal 13 Desember 2025.
  6. ↑ Radityasani, M.F.; Ferdian, A. (18 Oktober 2022). "Empat Bus Baru PO Garuda Mas, Pakai Sasis Premium". Kompas.com. Diakses tanggal 13 Desember 2025.
  7. 1 2 Anshori, Luthfi. "Bus Baru PO Garuda Mas Meluncur di GIIAS 2024, Sudah Punya Fitur ADAS". detikoto. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
  8. ↑ Radityasani, M.F.; Ferdian, A. (22 Desember 2024). "Bus Baru PO Garuda Mas, Pakai Bodi Laksana Legacy SR3 Neo XHD Prime". Kompas.com. Diakses tanggal 13 Desember 2025.
  9. ↑ Radityasani, Muhammad Fathan; Ferdian, Azwar (4 November 2020). "PO Garuda Mas Tambah Dua Bus Tingkat untuk Armada AKAP". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Radityasani, Muhammad Fathan; Kurniawan, Agung (26 Desember 2024). "Bus Baru PO Garuda Mas: Jetbus 5 Dream Coach dengan Fasilitas Mewah". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  11. ↑ Radityasani, Muhammad Fathan; Ferdian, Azwar (18 Oktober 2022). "Empat Bus Baru PO Garuda Mas, Pakai Sasis Premium". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  12. ↑ Amalia, C. (8 Januari 2023). "4 Fakta Para Bos PO Bus Garuda Mas, Doa Ibu hingga Primajasa". Okezone.com. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
  13. ↑ Anwar, Ilham Choirul (26 Maret 2024). "Jadwal & Harga Tiket Bus Garuda Mas Jakarta-Purwodadi Hari Ini". Tirto.id. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  14. ↑ Khoiri, Ahmad Masaul (7 April 2021). "Review Bus Double Decker Baru Garuda Mas, Rute Blora-Jakarta". Detik Travel. Diakses tanggal 2 Desember 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Daniswari, Dini (9 Maret 2024). "Rute dan Tarif Bus Garuda Mas VIP Jakarta-Ponorogo". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  16. ↑ Idris, Muhammad (19 November 2025). "Siapa Pemilik PO Bus Garuda Mas yang Banyak Berseliweran di Pantura?". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Ramadan, Muhamad Fadli (27 Maret 2023). "Mengenal Jalur Muria Raya, Wilayah Keramat Tempat Raja-Raja Bus Berkuasa". iNews. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
  18. ↑ Radityasani, M.F.; Ferdian, A. (14 Desember 2025). "Harga Tiket Bus Sleeper Jakarta-Malang Saat Libur Nataru". Kompas.com. Diakses tanggal 21 Desember 2025.
  19. ↑ Prabowo, Indra (23 Desember 2022). "Hino Apresiasi 3 PO dengan Armada Lewati 1 Juta Kilometer". otobisnis.id. Diakses tanggal 2 Desember 2025.

Pranala luar

Media terkait Garuda Mas buses di Wikimedia Commons

Bus antarnegara
Bus perkotaan
Bus antarkota
Bus pariwisata
Bus antar-jemput
karyawan
Bus antar-jemput
Bus permukiman
Bus pemadu moda
Bus apron bandara
Tidak beroperasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan