Bus Bandung Express dengan karoseri Jetbus3+ saat tiba di Terminal Purabaya, 2022 | |
| Sebelumnya | Bandung Cepat |
|---|---|
| Didirikan | 1973 |
| Kantor pusat | Jalan Soekarno-Hatta 732, Bandung, Jawa Barat, Indonesia |
| Wilayah layanan | |
| Jenis layanan | |
| Jenis bahan bakar | Diesel |
| Direktur Utama | Andrea Budiman Praptono |
PT Bandung Express Sejahtera Transport adalah perusahaan otobus Indonesia yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Berdiri pada tahun 1973, Bandung Express salah satu perusahaan otobus terbesar di Bandung yang masih beroperasi hingga kini, melayani trayek bus antarkota antarprovinsi jarak jauh dengan trayek Pulau Jawa dan Kepulauan Nusa Tenggara. Kantor pusat dan garasi utamanya terletak di Jalan Soekarno-Hatta 732, Ujungberung, Bandung.
Sejarah
Bandung Express didirikan pada tahun 1973, awalnya menggunakan nama Bandung Cepat. Pada masa itu, Kota Bandung sudah dikenal sebagai kota dengan daya tarik wisata. Belum diketahui siapa pemilik pertama Bandung Cepat. Namun, ketika pemilik pertama tersebut tidak dapat melanjutkan usaha, seorang laki-laki bernama A.J. Bagyo Pratomo mengambil alih perusahaan otobus tersebut. Berbekal pengalamannya dalam bekerja di Remaja Express, aktiva perusahaan dijual kepada A.J. Bagyo. Kemudian, nama Bandung Cepat diganti menjadi Bandung Express. Perusahaan otobus ini berkembang tak hanya di layanan penumpang, tetapi juga merambah ke layanan paket/kargo, bengkel, dan pabrik karoseri.[1][2]
Seiring waktu, pasar transportasi darat di Bandung dan sekitarnya mulai mengalami persaingan—munculnya PO lain seperti Kramat Djati dan Rajawali misalnya. Meskipun demikian, Bandung Express berhasil bertahan dan tetap diminati masyarakat sebagai alternatif. Perkembangan Bandung Express terus meluas—tidak hanya melayani bus AKAP, tetapi juga menyediakan layanan bus pariwisata, bus karyawan, serta layanan kurir dan kargo. Saat musim mudik atau libur panjang, layanan bus dari Bandung Express menjadi salah satu pilihan populer bagi masyarakat.[1]
Salah satu aspek menarik dari Bandung Express adalah sosok salah satu pimpinan saat ini, seorang perempuan bernama Jennifer (dikenal dengan nama panggilannya Miss Jeny), yang dijuluki "Ratu Mesin" oleh para penggemar bus Indonesia. Selain mengelola Bandung Express, ia dikenal mahir di bidang teknik mesin—tak jarang Jeny turun tangan memperbaiki bus ketika ada kerusakan, bahkan pernah memperbaiki bus selama 24 jam saat armadanya bermasalah di Bali. Di garasi Bandung Express, ia juga mengoleksi mobil-mobil antik dan melakukan modifikasi dengan mengganti mesin, memoles bodi, hingga merakit ulang kendaraan termasuk menggunakan mesin balap untuk mobil Volkswagen koleksinya.[2]
Armada

Pada akhir dekade 1980-an hingga awal era 2000-an, Bandung Express dikenal sebagai perusahaan otobus yang konsisten menggunakan sasis Mercedes-Benz, khususnya seri OH (mesin belakang). Pada periode akhir 1980-an, perusahaan ini juga mengoperasikan bus dengan bodi "Banteng", sebuah bodi yang dirakit oleh German Motor Manufacturing (GMM). Perusahaan tersebut merupakan anak usaha dari PT Star Motors Indonesia, selaku agen tunggal pemegang merek Mercedes-Benz Truck di Indonesia. Kualitas pembuatannya bodi bus tersebut diklaim setara dengan standar produksi Mercedes-Benz Truck & Bus di Jerman, baik dari segi material, presisi perakitan, maupun ketahanan konstruksi.[3][1]
Selain bodi Banteng, Bandung Express juga pernah menggunakan karoseri Neoplan, yang merupakan karoseri bus pertama yang diproduksi oleh Adi Putro. Bodi ini juga diketahui diadopsi oleh PO lain seperti Kramat Djati dan Safari Dharma Raya, yang juga pernah mengoperasikan tipe serupa. Neoplan dikenal menggunakan konstruksi monokok, berbeda dengan konstruksi konvensional berbasis rangka, serta telah dilengkapi dengan fitur suspensi udara. Pada masanya, teknologi tersebut masih langka dan menjadi simbol bus "premium", karena mampu memberikan kenyamanan berkendara yang lebih baik, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Armada dengan bodi ini umumnya digunakan Bandung Express untuk melayani rute-rute panjang, salah satunya trayek Bandung–Denpasar.[1][4]
Memasuki era 2000-an dan seterusnya, komposisi armada Bandung Express juga didominasi oleh bus-bus dengan bodi yang dirakit secara mandiri melalui divisi karoseri internal mereka, yaitu Bandung Express Carrosserie (BEC).[5] Divisi ini mengembangkan desain bodi yang banyak meniru gaya bus-bus produksi Adi Putro yang populer di Indonesia, seperti Setra, Travego, hingga Jetbus. Ciri khas bus Bandung Express dapat dilihat dari pola pengecatan eksteriornya dengan warna dasar putih, disertai permainan bidang tak beraturan berwarna merah, hijau, dan biru.[6]
Trayek
Bus antarkota
Bandung Express memfokuskan kegiatan usahanya pada layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dengan Kota Bandung sebagai titik awal pemberangkatan utama. Perusahaan otobus ini melayani berbagai trayek menuju kota-kota besar di Pulau Jawa, antara lain Kota Semarang serta Surakarta, Jawa Tengah;[7] Kota Yogyakarta;[5] dan Kota Surabaya, Jawa Timur.[5] Selain trayek-trayek tersebut, Bandung Express juga mengoperasikan rute jarak jauh lintas pulau, dengan trayek terjauhnya adalah Bandung–Denpasar, Bali.[2] Untuk melayani rute-rute tersebut, Bandung Express memiliki kelas eksekutif dengan konfigurasi tempat duduk 2+2.[8] Pada 2009, Bandung Express masih mengadopsi sistem pemesanan tiket tradisional, yakni melalui agen bus.[9] Dengan hadirnya pemesanan melalui sejumlah situs web, tiket Bandung Express dapat dipesan secara daring, bersama dengan perusahaan otobus lainnya.[10]
Kurir
Selain melayani bus antarkota, Bandung Express juga melayani kurir.[6] Layanan ini memungkinkan titipan paket melalui bus antarkota antarprovinsi bisa dijemput di jalan tanpa harus ke agen atau kantor pusat[11]
Referensi
- 1 2 3 4 "Sejarah PO Bandung Express, Perusahaan Bus Legendaris dari Kota Bandung". merdeka.com. 29 November 2023. Diakses tanggal 4 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Mengenal Owner PO Bus Bandung Express Miss Jenifer, Ratu Mesin Lahirkan Banyak Mekanik Handal". iNews.ID. 19 Juni 2022. Diakses tanggal 4 Desember 2025.
- ↑ Sanz (17 Desember 2021). "Tren Desain Bus 1980-an; Mulai Dari Kapsul Sampai Banteng GMM, Paling Stylish Sebelum Era SHD Menyerang". Autofun. Diakses tanggal 4 Desember 2025.
- ↑ W. Adji, Erie (18 Oktober 2022). "Neoplan, Bodi Bus Paling Nyaman Di Indonesia?". otodriver. Diakses tanggal 24 Oktober 2025.
{{cite web}}: no-break space karakter dalam|last=pada posisi 3 - 1 2 3 "Deretan PO Bus asal Bandung, Paling Legendaris Dikelola Perempuan Berjuluk Ratu Mesin - News+ on RCTI+". RCTI+. Diakses tanggal 4 Desember 2025.
- 1 2 Winoto, Rama Prasetyo. "PO Bandung Express, Legenda Bus Lintas Jawa yang Bertahan dari Era ke Era". Pikiran Rakyat Jateng. Diakses tanggal 28 Januari 2026.
- ↑ Bagaskara, Bima. "Arus Balik, Simak Harga Tiket Bus dari Terminal Cicaheum Bandung". detikjabar. Diakses tanggal 4 Desember 2025.
- ↑ Alfianto, Rian. "Mau Naik Bus Malam Bandung–Yogyakarta? Ini 5 PO Bus yang Banyak Dipilih". Jawa Pos. hlm. 2. Diakses tanggal 28 Januari 2026.
- ↑ Nugroho 2008.
- ↑ Lagawira, Ockta Prana. "Rekomendasi Sleeper Bus Bandung-Jogja, Harga Tiket Terjangkau dengan Fasilitas First Class! Rebahan Sudah Sampai Kota Gudeg". Radar Madiun. Diakses tanggal 4 Desember 2025.
- ↑ Wisangkoro 2022.
Daftar pustaka
- Nugroho, S.A. (2008). Aplikasi Pemesanan Tiket Bus Berbasis WAP di PO. Bandung Express (D3 tesis). Institut Teknologi Telkom.
- Wisangkoro, S.B. (2022). PENENTUAN TARIF IDEAL PADA TITIPAN PAKET via BUS MALAM PO. BANDUNG EXPRESS RUTE BANDUNG-SURABAYA (TA.13.15.19.25) (Magister tesis). Universitas Logistik dan Bisnis Internasional.
| Reguler | |
|---|---|
| Non-reguler | |
| Ojek daring | |
| Pasar daring | |
| Perusahaan otobus |
|
| Tutup |
|