Minggu, 11 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Eric Cornell

Eric Cornell

fisikawan asal Amerika Serikat

Bagikan:
250px-Physics_Nobel_Laureate_Eric_Allin_Cornell%2C_in_June_of_2015.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
2015

Eric Allin Cornell (lahir 19 Desember 1961) adalah seorang fisikawan yang bersama Carl E. Wieman, sanggup mensintesis kondensat Bose-Einstein yang pertama pada tahun 1995. Untuk usaha mereka, Cornell, Wieman, dan Wolfgang Ketterle menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 2001.

Biografi

Cornell lahir di Palo Alto, California dan merupakan alumnus istimewa Cambridge Rindge and Latin School (1976-1979) dan Lowell High School di San Francisco (1979-1980). Ia menerima gelar B.S. dalam fisika dengan kehormatan dan istimewa dari Universitas Stanford pada tahun 1985 dan Ph.D. dalam fisika di MIT pada tahun 1990. Kini ia menjadi profesor di University of Colorado dan fisikawan di National Institute of Standards and Technology Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Laboratoriumnya terletak di JILA. Ia dianugerahi Medali Lorentz pada tahun 1998 dan merupakan Anggota American Association for the Advancement of Science.

Pada bulan Oktober 2004, lengan dan bahu kirinya diamputasi untuk menghentikan penyebaran fascitis nekrotikans, yang kadang-kadang disebut sebagai "penyakit makan daging."

Rujukan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eric Allin Cornell.
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang


40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan