Sabtu, 03 Oktober 2026
16:42 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Arne Tiselius

Arne Tiselius

Ahli biokimia asal Swedia

Bagikan:
250px-Arne_Tiselius.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arne Tiselius

Arne Wilhelm Kaurin Tiselius (Stockholm, 10 Agustus 1902 – Uppsala, 29 Oktober 1971) ialah seorang biokimiawan Swedia yang dianugerahi Nobel Kimia pada tahun 1948.

Biografi

Menyusul kematian ayahnya, Tiselius sekeluarga pindah ke Göteborg di mana ia bersekolah, dan setelah lulus di "Realgymnasium" setempat pada tahun 1921, ia belajar di Universitas Uppsala, mengkhususkan diri dalam kimia. Ia menjadi asisten riset di laboratorium The Svedberg pada tahun 1925 dan mendapatkan gelar doktor pada tahun 1930 untuk metode batas gerak mempelajari elektroforesis protein. Hingga tahun 1935 ia menerbitkan sejumlah karya ilmiah tentang difusi dan adsorpsi pada zeolit, dan studi tersebut dilanjutkan selama kunjungan setahun ke laboratorium H.S. Taylor di Princeton dengan dukungan Rockefeller Foundation Fellowship. Ketika kembali ke Uppsala ia meneruskan minat dalam protein, dan penerapan metode fisik pada masalah biokimia, yang menimbulkan metode analisis elektroforesis yang lebih baik yang disempurnakannya pada tahun-tahun berikutnya.

Tiselius berperan aktif dalam reorganisasi penelitian ilmiah di Swedia pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II, dan menjadi Presiden International Union of Pure and Applied Chemistry antara tahun 1951-1955.

Ia menikah dan memiliki 2 anak. Ia meninggal dalam usia 69 tahun akibat serangan jantung.

Rujukan

Pranala luar

  • Nobel Lecture Electrophoresis and Adsorption Analysis as Aids in Investigations of Large Molecular Weight Substances and Their Breakdown Products dari Nobelprize.org
  • Biografi Nobel
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan