Sabtu, 07 November 2026
05:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Zeolit

Zeolit

senyawa zat kimia alumino-silikat berhidrat

Bagikan:
330px-ZeolitesUSGOV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zeolit alam

Zeolit adalah kelompok mineral alumino-silikat yang bersifat mikropori dan kristalin. Zeolit sering digunakan sebagai penyerap (adsorben) dan katalis dalam berbagai aplikasi industri. Mineral ini terutama terdiri dari silikon, aluminium dan oksigen, dengan rumus umum Mn+1/n(AlO2)−(SiO2)x・yH2O di mana Mn+1/n bisa berupa ion logam atau ion hidrogen (H⁺). Zeolit juga sering disebut sebagai saringan molekuler karena zeolit memiliki pori-pori berukuran molekuler sehingga mampu memisahkan molekul dengan ukuran tertentu.

Zeolit mempunyai beberapa sifat antara lain: mudah melepas air akibat pemanasan, tetapi juga mudah mengikat kembali molekul air dalam udara lembap. Oleh sebab sifatnya tersebut maka zeolit banyak digunakan sebagai bahan pengering. Di samping itu, zeolit juga mudah melepas kation dan diganti dengan kation lainnya, misal zeolit melepas natrium dan digantikan dengan mengikat kalsium atau magnesium. Sifat ini pula menyebabkan zeolit dimanfaatkan untuk melunakkan air. Zeolit dengan ukuran rongga tertentu digunakan pula sebagai katalis untuk mengubah alkohol menjadi hidrokarbon sehingga alkohol dapat digunakan sebagai bensin.

Istilah "zeolit" pertama kali diperkenalkan pada 1756 oleh mineralog asal Swedia, Axel Fredrik Cronstedt. Ia mengamati bahwa ketika memanaskan mineral (yang diduga stilbit) dengan cepat, muncul banyak uap air. Uap ini berasal dari air yang terserap di dalam mineral tersebut. Karena itu, ia menamai mineral ini zeolit, dari bahasa Yunani ζέω (zéō) yang berarti "mendidih" dan λίθος (líthos) yang berarti "batu", sehingga secara harfiah berarti "batu mendidih".

Zeolit dapat ditemukan secara alami, tetapi juga banyak diproduksi secara industri dalam skala besar. Hingga Desember 2018, telah ditemukan 253 jenis struktur kerangka zeolit, dengan lebih dari 40 jenis di antaranya berasal dari alam. Setiap struktur zeolit baru yang ditemukan akan diperiksa oleh Komisi Struktur Asosiasi Zeolit Internasional (IZA-SC) dan diberi kode tiga huruf sebagai identifikasi.

Zeolit di alam banyak ditemukan di Indonesia, India, Siprus, Jerman dan Amerika Serikat. Bagian primer dari Zeolit adalah TO4 di mana T adalah Si atau Al.

Komposisi kimia

Secara umum, zeolit memiliki melekular sruktur yang unik, di mana atom silikon dikelilingi oleh 4 atom oksigen sehingga membentuk semacam jaringan dengan pola yang teratur. Di beberapa tempat di jaringan ini, atom silikon digantikan dengan atom aluminium, yang hanya terkoordinasi dengan 3 atom Oksigen. Atom aluminium ini hanya memiliki muatan 3+, sedangkan silikon sendiri memiliki muatan 4+. Keberadaan atom aluminium ini secara keseluruhan akan menyebababkan zeolit memiliki muatan negatif. Muatan negatif inilah yang menebabkan zeolit mampu mengikat kation.

Zeolit dapat ditulis dengan rumus kimia oksida atau berdasarkan satuan sel kristal sebagai berikut :

M2/nO Al2O3 aSiO2 b H2O atau Mc/n {(AlO2)c (SiO2)d} b H2O

dengan n adalah valensi logam, a adalah molekul silikat, b adalah molekul air, c dan d adalah jumlah tetrahedra alumina dan silika. Rasio d/c atau SiO2/Al2O bervariasi dari 1-5. Hingga saat ini, diketahui terdapat 40 jenis zeolit alam dan lebih dari 120 zeolit sintetik yang sudah diketahui strukturnya.[1]

Referensi

  1. ↑ Las, Thamzil dan Husen Zamroni (November 2002). "Penggunaan Zeolit Dalam Bidang Industri dan Lingkungan". Journal of Indonesian Zeolites. 1 (1): 23–30.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan