Minggu, 20 September 2026
20:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Peter Brian Medawar

Peter Brian Medawar

ahli biologi asal Brasil

250px-Peter_Brian_Medawar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peter Brian Medawar

Sir Peter Brian Medawar (28 Februari 1915  2 Oktober 1987) ialah seorang ahli anatomi Britania Raya, yang lahir di Brasil dari orang tua Libanon-Britania. Pada tahun 1960 bersama dengan Frank MacFarlane Burnet ia dianugerahi Nobel Kedokteran „untuk penemuan bahwa sistem kekebalan janin dapat membedakan kekebalan dari dirinya dan yang bukan dari dirinya“.

Medawar belajar di Marlborough College antara tahun Marlborough College, lalu ia belajar di Magdalen College, Oxford. Selama Perang Dunia II ia belajar di Dewan Penelitian Medis. Pada awal tahun 1940-an ia meneliti hal terkait sistem kekebalan dan transplantasi organ. Ia menerbitkan karya dalam bidang itu bersama dengan Thomas Gibson pada tahun 1943 yang berjudul The Fate of Skin Homografts in Man. (Journal of Anatomy, 77/1943, S. 299–310).

Antara tahun 1947-1951 Medawar menjabat sebagai profesor zoologi di University of Birmingham, antara tahun 1951-1962 di University of London. Pada tahun 1962 ia menjadi direktur National Institute for Medical Research.

Pada tahun 1959 ia menerima Royal Medal dari Royal Society.

Medawar meninggal akibat perdarahan otak.

Karya

  • The Art of the Soluble
  • Pluto's Republic
  • Advice to a Young Scientist
  • Aristotle to Zoos
  • Memoirs of a Thinking Radish
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan