Sabtu, 31 Oktober 2026
21:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ralph M. Steinman

Ralph M. Steinman

ahli biologi asal Kanada

Bagikan:
Ralph Marvin Steinman
250px-RMSt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ralph M. Steinman
Lahir(1943-01-14)14 Januari 1943
Meninggal30 September 2011(2011-09-30) (umur 68)[1]
AlmamaterMcGill University
Harvard University
Karier ilmiah
BidangImmunology and cell biology
Tempat kerjaRockefeller University

Ralph Marvin Steinman (14 Januari 1943 – 30 September 2011) adalah seorang ahli biologi sel warga-negara Kanada yang memperoleh Penghargaan Nobel Kedokteran tahun 2011 bersama Jules A. Hoffmann dan Bruce Beutler untuk penemuan sel dendretik dan peranannya dalam bidang imunitas adaptif.

Steinman pertama kali memperkenalkan istilah sel dendretik pada tahun 1973 sewaktu dia mengerjakan program postdoc di laboratorium Zanvil A. Cohn, Rockefeller University di mana sampai meninggalnya dia bekerja. Dia lulus pada program Sarjana Muda dari McGill University dan mendapatkan gelar M.D. dari Harvard Medical School pada tahun 1968.

Referensi

  1. ↑ "Rockefeller University scientist Ralph Steinman, honored today with Nobel Prize for discovery of dendritic cells, dies at 68". Rockefeller University. Oktober 3, 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2011-10-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ralph M. Steinman.
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan