Senin, 26 Oktober 2026
15:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Konrad Bloch

Konrad Bloch

dokter asal Amerika Serikat

Bagikan:
250px-Konrad_Bloch.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konrad Bloch

Konrad Emil Bloch (21 Januari 1912 – 15 Oktober 2000) ialah biokimiawan Jerman-Amerika Serikat.

Pada 1930, ia memasuki Technische Hochschule di Munich untuk belajar kimia, setelah itu ia menerima kedudukan Schweizerische Forschungsinstitut di Davos, Swiss, sebelum pindah ke Amerika Serikat pada 1936.

Di Amerika ia mendaftar ke Universitas Columbia dan menerima Ph.D. dalam biokimia pada 1938. Ia mengajar di Columbia dari 1939 hingga 1946. Dari sana, ia terus ke Universitas Chicago dan kemudian ke Universitas Harvard sebagai Profesor Higgins dalam Biokimia pada 1954, jabatan yang dipegangnya sampai pensiun pada 1982.

Pada 1964, ia menerima Hadiah Nobel Kedokteran bersama dengan Feodor Lynen, untuk penemuan mereka tentang mekanisme dan pengaturan metabolisme kolesterol dan asam lemak. Di samping menerima Hadiah Nobel, ia juga menerima Penghargaan Fritzsche dari American Chemical Society (1964) dan Medali Cardan dari Lombardy Academy of Sciences (1965). Ia juga anggota American Chemical Society, National Academy of Sciences dan American Academy of Arts and Sciences.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan