Sabtu, 07 November 2026
14:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Gerald M. Edelman

Gerald M. Edelman

ahli biologi asal Amerika Serikat

Bagikan:
Gerald Maurice Edelman
250px-Professor_Gerald_M._Edelman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerald M. Edelman, 2010.
Lahir
Gerald Maurice Edelman

(1929-07-01)1 Juli 1929
Meninggal17 Mei 2014(2014-05-17) (umur 84)[1]
Dikenal karenasistem kekebalan
Karier ilmiah
Bidangimunologi

Gerald Maurice Edelman (1 Juli 1929 – 17 Mei 2014) adalah ilmuwan Amerika Serikat. Edelman memenangkan Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1972 untuk karyanya pada sistem kekebalan bersama Rodney Robert Porter.

Karier

Pada tahun 1950, Edelman menerima gelar sarjana dari Ursinus College, Pennsylvania. Lalu ia menempuh pendidikan di University of Pennsylvania dan mendapatkan gelar dokter dari Fakultas Kedokteran pada tahun 1954. Setahun kemudian, ia bergabung dengan U.S. Army dan menjadi kapten dalam Korp Medis dan berpraktik di Station Hospital di Paris, Prancis. Pada tahun 1957, ia menjadi mahasiswa sarjana di Rockefeller Institute, menerima Ph.D. pada tahun 1960. Setelah lulus, ia diangkat sebagai Pembantu Dekan untuk Mahasiswa Sarjana di Institut Rockefeller. Dari tahun 1963 hingga tahun 1966, Edelman menjadi Dekan Kolega untuk Studi Sarjana. Sejak 1966, ia menjadi guru besar di Rockefeller University.

Gerald Edelman ialah pendiri dan direktur The Neurosciences Institute, pusat penelitian nirlaba di San Diego yang memuat dasar biologis fungsi otak yang lebih tinggi pada manusia.

Pemikiran

Ia tercatat atas teori akalnya, diterbitkan dalam trilogi buku teknis. Karyanya Topobiology memuat teori bagaimana jaringan saraf yang asli dari otak bayi yang baru lahir tersusun selama perkembangan embrio. Neural Darwinism mengandung teori memori yang dibangun di sekitar gagasan kekenyalan dalam menanggapi lingkungan. The Remembered Present memuat teori kesadaran.

Edelman telah menanyakan apakah kita harus mencoba membangun model otak yang berfungsi atau model otak yang melalui interaksi dengan sekitarnya bisa mengembangkan otak? Jawaban Edelman ialah bahwa kita harus membuat model otak dan memperhatikan bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungannya. Edelman menyetujui adanya qualia dan menggabungkannya dalam teori akal berdasar otaknya. Konsep qualianya menghindari perangkap gagasan qualia khusus dengan sifat non-fungsional, yang dikritik oleh Daniel Dennett.

Edelman menjelaskan teori biologis kesadaran, yang secara eksplisit dicarinya dalam teori seleksi alam Charles Darwin dan teori Darwin mengenai dinamika populasi. Ia menolak dualisme dan juga mengabaikan hipotesis yang lebih baru seperti model kesadaran 'komputasional', yang menyamakan fungsi otak pada operasi komputer.

Edelman berpendapat bahwa keseluruhan akal dan kesadaran bersifat materiil dan murni fenomena biologis, terjadi karena kompleksnya proses sel dalam otak, dan bahwa perkembangan kesadaran dan kecerdasar dapat dijelaskan dengan teori Darwin.

Referensi

  1. ↑ "Gerald M. Edelman, Nobel Laureate and 'Neural Darwinist,' Dies at 84". The New York Times.com. Mei 23, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-09-29. Diakses tanggal Mei 23, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan