Minggu, 01 November 2026
17:01 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Robert Francis Furchgott

Robert Francis Furchgott

dokter asal Amerika Serikat

Bagikan:
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Robert F. Furchgott
250px-Drfurchgott.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LahirJune 4, 1916
Meninggal19 Mei 2009(2009-05-19) (umur 92)
KewarganegaraanAmerican
AlmamaterUniversitas Carolina Utara di Chapel Hill, Universitas Northwestern
Karier ilmiah
BidangBiokimia
Tempat kerjaSUNY Downstate Medical Center 1956-2009
Universitas Washington di St. Louis 1949-1956
Tanda tangan
250px-Robert_F._Furchgott.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Robert Francis Furchgott (4 Juni 1916 – 19 Mei 2009) adalah seorang peneliti biokimia Amerika Serikat. Furchgott lulus dengan gelar dalam kimia pada 1937 dari Universitas Carolina Utara, dan menjadi doktor biokimia di Northwestern University pada 1940. Dari 1940 hingga 1949, Furchgott bekerja di laboratorium di Fakultas Kedokteran di Cornell University. Dari 1949 hingga 1956, ia pindah ke Washington University di St. Louis untuk melanjutkan penelitian dan percobaan di Bagian Farmakologi. Dari 1956 hingga 1988, ia menjabat sebagai profesor dan KaBag Farmakologi di Fakultas Kedokteran State University of New York (SUNY) di Negara Bagian New York.

Pada 1978, Furchgott menemukan suatu zat dalam sel endotelial yang mengendurkan pembuluh darah, disebut sebagai "faktor pengenduran yang diturunkan endotelium". Dari tahun 1986, ia telah meneliti sifat faktor itu dan mekanisme aksi, serta menemukan fakta bahwa faktor itu kenyataannya ialah NO, senyawa penting dalam banyak aspek fisiologi kardiovaskular.

Di samping Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran yang diterimanya pada 1998 bersama Louis José Ignarro dan Ferid Murad, Furchgott juga telah menerima Gairdner Foundation International Award untuk penemuan mendasarnya (1991) dan Albert Lasker Award for Basic Medical Research (1996).

Ia meninggal pada tahun 2009 di Seattle, Washington.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan