Senin, 28 September 2026
19:14 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Howard Martin Temin

Howard Martin Temin

Howard Martin Temin
250px-Howard_Martin_Temin_1975.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Howard Martin Temin 1975
Lahir(1934-12-10)10 Desember 1934
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) February 9, 1994(February 9, 1994-Kesalahan ekspresi: Kata "december" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "february" tidak dikenal.
AlmamaterSwarthmore College, California Institute of Technology
Dikenal karenareverse transcriptase
Karier ilmiah
Tempat kerjaUniversity of Wisconsin–Madison

Howard Martin Temin lahir pada 10 Desember 1934 di Philadelphia, Pennsylvania. Ia menerima gelar sarjana dalam biologi dari Swarthmore College pada 1955 dan gelar doktornya dari Institut Teknologi California pada 1959. Pada 1960, Temin menjadi profesor muda di Universitas Wisconsin, Madison, di McArdle Laboratory for Cancer Research. Selama bertahun-tahun, ia telah memegang sejumlah kedudukan di perguruan tinggi termasuk profesor madya, profesor penuh, Profesor Yayasan Penelitian Alumni Wisconsin untuk Penelitian Kanker, dan Profesor Kelompok Kanker Amerika untuk Onkologi Virus dan Biologi Sel (1974).

Ia menemukan transkriptase berkebalikan pada 1970-an di Universitas Wisconsin, Madison. Ia memenangkan Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada 1975, bersama dengan David Baltimore dan Renato Dulbecco, untuk penggambaran bagaimana virus tumor beraksi pada materi genetik sel melalui transkriptase berkebalikan. Ini menjungkirkan kepercayaan umum saat itu dari "Dogma Pusat" biologi molekuler yang diletakkan oleh penerima Nobel Francis Harry Compton Crick, salah satu penemu struktur DNA (bersama dengan James D. Watson dan Rosalind Franklin). Temin menunjukkan virus tumor tertentu membawa kemampuan enzimatik untuk membalikkan aliran informasi dari RNA kembali ke DNA menggunakan transkriptase berkebalikan. Penemuan transkriptase berkebalikan ini ialah salah satu yang terpenting pada masa kedokteran modern. Karena transkriptase berkebalikan ialah enzim utama dalam beberapa penyakit yang tersebar luas pada manusia, seperti HIV, virus yang menyebabkan AIDS, dan Hepatitis B. Transkriptase berkebalikan juga unsur penting beberapa teknik biologi molekuler dan kedokteran diagnostik, seperti reaksi berantai polimerase.

Seorang penganjur anti rokok jangka panjang, Temin meninggal pada usia 59 tanggal 9 Februari 1994 akibat kanker paru-paru, meski ia tak pernah merokok.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan