Jumat, 06 November 2026
13:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
James Dewey Watson

James Dewey Watson

ahli biologi asal Amerika Serikat

Bagikan:
James Watson
250px-James_D_Watson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
James Watson
Lahir
James Dewey Watson

(1928-04-06)6 April 1928
Meninggal6 November 2025(2025-11-06) (umur 97)
Almamater
Dikenal karena
Pasangan menikah
Elizabeth Watson (née Lewis)
​
​
(m. 1968)​
Karier ilmiah
BidangGenetika
Tempat kerja
DisertasiThe Biological Properties of X-Ray Inactivated Bacteriophage (1951)
Salvador Luria
Mahasiswa doktoral
Mahasiswa terkenal lainnya
Tanda tangan
250px-James_D_Watson_signature.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

James Dewey Watson (6 April 1928 – 6 November 2025) ialah seorang ilmuwan biologi molekul berkebangsaan Amerika Serikat yang dikenal terutama sebagai salah satu penemu struktur molekul DNA. Ia menerima Hadiah Nobel Kedokteran bersama Francis Crick dan Maurice Wilkins pada tahun 1962 atas penemuan struktur molekul asam nukleat dan artinya untuk perpindahan informasi.

Watson menerima gelar B.A. dari Universitas Chicago dan terus menerima Ph.D. di Universitas Indiana pada 1950. Watson bertemu Francis Crick saat mereka berdua bekerja di Laboratorium Cavendish di Universitas Cambridge, Inggris. Tertarik pada struktur ADN, mereka membuat model yang berhasil atas asam nukleat pada 1953. Pada 1956 Watson pindah ke Bagian Biologi di Harvard, di mana ia mempelajari RNA. Ia menjadi direktur Laboratorium Cold Spring Harbor di Long Island, New York sejak 1968. Ia telah membantu membuat lembaga ini menjadi pusat penelitian genetika molekuler dan kanker, di antara topik lainnya. Watson menjalankan Human Genome Project di NIH dari 1988 hingga 1992.

Buku Watson yang laris manis The Double Helix, diterbitkan pada 1968, menceritakan kembali tahun-tahun riset DNA.

Awal kehidupan dan pendidikan

James D. Watson lahir pada 6 April 1928, di Chicago, putra tunggal dari pasangan Jean (née Mitchell) dan James D. Watson, seorang pengusaha yang sebagian besar merupakan keturunan kolonial Inggris. Kakeknya dari pihak ibu, Lauchlin Mitchell, adalah seorang penjahit dari Glasgow, Skotlandia, sedangkan neneknya dari pihak ibu, Lizzie Gleason, merupakan keturunan Irlandia, dengan orang tuanya berasal dari County Tipperary. Dibesarkan dalam rumah tangga yang religius sederhana, ibu Watson adalah seorang Katolik, dan ayahnya, seorang Episkopal, telah kehilangan keyakinannya. Watson sendiri dibesarkan sebagai seorang Katolik tetapi kemudian menjauhkan diri dari agama tersebut, menggambarkan dirinya sebagai “pelarian dari agama Katolik.” Merenungkan masa kecilnya, ia berkata bahwa “hal paling beruntung yang pernah terjadi pada saya adalah ayah saya tidak percaya pada Tuhan.” Pada usia 11 tahun, Watson berhenti menghadiri misa dan mengalihkan fokusnya pada “pengejaran pengetahuan ilmiah dan humanistik.”[8]

Kontroversi

Pada tanggal 25 Oktober 2007 James mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala Laboratorium Cold Spring Harbor. Hal ini dipicu oleh pernyataannya yang dianggap bernada rasis atau eugenik, terkait dengan ketidakmampuan bangsa-bangsa Afrika dalam memperbaiki kehidupannya dan orang berkulit hitam yang dianggapnya tidak kompeten. Akibat pernyataannya, sejumlah lembaga akademik di Inggris membatalkan undangan terhadapnya untuk berbicara di hadapan publik dan lembaga yang dipimpinnya mengenakan skors baginya.

Tahun-tahun sebelumnya, ia juga pernah menyatakan kalau seorang ibu sebaiknya diizinkan menggugurkan kandungannya jika diketahui anak yang dikandungnya membawa gen homoseksual.

Ia pernah pula mengatakan ada kemungkinan kaitan antara warna kulit dan "nafsu seksual" (sexual prowess), serta antara tinggi badan dan ambisi. Pernyataan kontroversial lainnya adalah bahwa kebodohan (stupidity) adalah penyakit genetis yang harus ditangani secara medis.[9]

Catatan kaki

  1. ↑ Capecchi, Mario (1967). On the Mechanism of Suppression and Polypeptide Chain Initiation (PhD tesis). Harvard University.
  2. 1 2 3 4 5 "Chemistry Tree - James D Watson Details". academictree.org. Diarsipkan dari asli tanggal Januari 22, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Steitz, J (2011). "Joan Steitz: RNA is a many-splendored thing. Interview by Caitlin Sedwick". The Journal of Cell Biology. 192 (5): 708–9. doi:10.1083/jcb.1925pi. PMC 3051824. PMID 21383073.
  4. ↑ Hopkin, Karen (Juni 2005). "Bring Me Your Genomes: The Ewan Birney Story". The Scientist. 19 (11): 60.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Anon (1993). "Richard J. Roberts - Biographical". nobelprize.org. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 4, 2016. Diakses tanggal Februari 28, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Ferry, Georgina (2014). EMBO in perspective: a half-century in the life sciences (PDF). Heidelberg: European Molecular Biology Organization. hlm. 145. ISBN 978-3-00-046271-9. OCLC 892947326. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Agustus 24, 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Ferry, Georgina (2014). "History: Fifty years of EMBO". Nature. 511 (7508). London: 150–151. doi:10.1038/511150a.
  8. ↑ Watson, James (2016-03-25). "Nobel Scientist: I Place My Faith in Human Gods". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-01-23.
  9. ↑ Controversial Nobel winner resigns CNN Online 25 Oktober 2007. Diakses 26 Oktober 2007

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan