Minggu, 27 September 2026
05:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Pembendungan

Pembendungan

250px-Stop_Communism_-_NARA_-_5730080.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster propaganda Badan Penerangan Amerika Serikat yang disebarkan di Asia menggambarkan Juan dela Cruz siap membela Filipina dari ancaman komunisme

Pembendungan (bahasa Inggris:Containment) adalah kebijakan luar negeri strategis geopolitik yang ditempuh Amerika Serikat selama Perang Dingin untuk mencegah penyebaran komunisme setelah berakhirnya Perang Dunia II. Istilah ini berkaitan erat dengan istilah cordon sanitaire, yaitu penahanan Uni Soviet pada periode antarperang.

Dasar doktrin ini dijelaskan dalam telegram tahun 1946 oleh diplomat A.S. George F. Kennan. Pembendungan adalah kata yang digunakan untuk menyebut kebijakan luar negeri Amerika Serikat saat itu; kata tersebut muncul di sebuah laporan yang dikirim Kennan ke Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Forrestal pada tahun 1947. Laporan tersebut kemudian dimasukkan ke sebuah artikel majalah. Kata ini merupakan terjemahan dari cordon sanitaire dalam bahasa Prancis; kata tersebut digunakan untuk menyebut kebijakan Barat terhadap Uni Soviet tahun 1920-an.

Kata containment sangat sering dikaitkan dengan kebijakan Presiden A.S. Harry Truman (1945–53) seperti pembentukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), sebuah pakta pertahanan bersama. Meski Presiden Dwight Eisenhower (1953–61) menggunakan doktrin rollback, ia enggan melakukan intervensi dalam Pemberontakan Hungaria 1956. Presiden Lyndon Johnson (1963–69) menyebut pembendungan sebagai alasan kebijakannya di Vietnam. Presiden Richard Nixon (1969–74), dibantu penasihatnya, Henry Kissinger, mengambil kebijakan détente yang berarti peregangan ketegangan. Kebijakan tersebut melibatkan perluasan perdagangan dan kontak budaya serta Pembahasan Pembatasan Senjata Strategis.

Presiden Jimmy Carter (1977–81) awalnya mengutamakan hak asasi manusia alih-alih anti-komunisme. Ia kembali ke kebijakan pembendungan setelah Soviet menyerbu Afghanistan tahun 1979. Presiden Ronald Reagan (1981–89), menyebut Soviet sebuah "imperium iblis", meningkatkan ketegangan Perang Dingin dan melakukan rollback di Nikaragua dan Afghanistan. Program-program besar yang dilaksanakan pada era pembendungan seperti NATO dan deterensi nuklir masih berlangsung setelah Perang Dingin.Templat:Afn

Lihat pula

Non-Perang Dingin:

Catatan kaki

Bacaan lanjutan

1940-an
1950-an
1960-an
1970-an
1980-an
1990-an
Konflik beku
Kebijakan luar negeri
Ideologi
Kapitalisme
Komunisme
Lainnya
Organisasi
Propaganda
Perlombaan
Sejarawan
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan