Jumat, 02 Oktober 2026
17:58 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Jiang Wei

Jiang Wei

Jenderal dan negarawan pada masa Tiga Kerajaan

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Jiang Wei" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Infobox orangJiang Wei
250px-JiangWei.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran202 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata
Gangu County (dinasti Han) Suntingan nilai di Wikidata
Kematian3 Maret 264 Suntingan nilai di Wikidata (61/62 tahun)
Chengdu (Cao Wei) Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus Suntingan nilai di Wikidata

Jiang Wei (221–264 M), nama kehormatan Boyue, adalah seorang jenderal dan negarawan yang terkenal pada masa Tiga Kerajaan di Tiongkok. Ia awalnya melayani negara Wei, tetapi kemudian membelot dan menjadi salah satu jenderal utama negara Shu Han. Jiang Wei dikenal karena usahanya untuk melanjutkan ambisi Zhuge Liang dalam melancarkan ekspedisi militer melawan Wei demi menyatukan kembali Tiongkok di bawah pemerintahan Shu Han. Namun, kampanye militernya yang terus-menerus dianggap sebagai salah satu penyebab utama kemunduran Shu Han.

Kehidupan Awal

Jiang Wei lahir di Tianshui, wilayah yang kini berada di provinsi Gansu. Ayahnya adalah seorang pejabat tingkat rendah di negara Wei yang meninggal ketika Jiang Wei masih muda. Jiang Wei dikenal sebagai seorang pemuda berbakat, menguasai seni perang, strategi militer, dan sastra klasik. Keahliannya membuatnya diangkat sebagai pejabat militer Wei di daerah asalnya.

Pada tahun 228, selama kampanye utara pertama Zhuge Liang, wilayah Tianshui mengalami gejolak akibat serangan Shu Han. Jiang Wei, yang kala itu masih menjadi perwira Wei, kehilangan kontak dengan Wei dan terpaksa menyerah kepada pasukan Shu Han. Zhuge Liang, yang terkesan dengan bakat Jiang Wei, merekrutnya sebagai bawahannya. Sejak saat itu, Jiang Wei menjadi salah satu pengikut setia Zhuge Liang.

Karier di Shu Han

Pelayanan di Bawah Zhuge Liang

Setelah bergabung dengan Shu Han, Jiang Wei cepat mendapatkan kepercayaan Zhuge Liang. Ia turut serta dalam beberapa kampanye militer Zhuge Liang melawan Wei, termasuk Kampanye Wuzhangyuan yang terkenal. Dalam kampanye ini, Jiang Wei menunjukkan bakat strateginya, meskipun Shu Han gagal mencapai kemenangan besar.

Setelah Zhuge Liang meninggal pada tahun 234, Jiang Wei terus naik pangkat di Shu Han. Ia menjadi salah satu jenderal utama yang dipercaya untuk melanjutkan ambisi Zhuge Liang.

Ekspedisi Melawan Wei

Antara tahun 247 hingga 262, Jiang Wei memimpin serangkaian kampanye militer melawan Wei. Ia melancarkan lebih dari sepuluh ekspedisi ke wilayah barat laut, termasuk di Qishan dan Didao. Meski beberapa serangannya berhasil meraih kemenangan kecil, kampanye ini secara keseluruhan tidak menghasilkan dampak signifikan bagi Shu Han. Sebaliknya, ekspedisi tersebut menguras sumber daya negara, memperlemah ekonomi, dan menyebabkan ketidakpuasan di kalangan rakyat dan pejabat Shu Han.

Konflik Internal

Selain menghadapi Wei, Jiang Wei juga harus berurusan dengan konflik internal di Shu Han. Ia memiliki hubungan yang tegang dengan kanselir Dong Yun dan kemudian Huang Hao, seorang kasim yang memiliki pengaruh besar di istana Shu. Jiang Wei dianggap terlalu ambisius oleh beberapa pejabat Shu, tetapi ia tetap mendapatkan dukungan dari Kaisar Liu Shan.

Kejatuhan Shu Han dan Kematian

Pada tahun 263, negara Wei melancarkan invasi besar-besaran ke Shu Han. Pasukan Wei yang dipimpin oleh Deng Ai, Zhong Hui, dan Zhuge Xu berhasil menembus pertahanan Shu Han. Jiang Wei memimpin perlawanan di Hanzhong, tetapi ia tidak mampu menghentikan laju pasukan Wei. Ketika Deng Ai menyerbu Chengdu, ibu kota Shu Han, Kaisar Liu Shan memilih menyerah tanpa perlawanan berarti. Shu Han secara resmi runtuh.

Setelah kejatuhan Shu Han, Jiang Wei berpura-pura tunduk kepada Zhong Hui, seorang jenderal Wei yang tidak puas dengan pemerintahannya sendiri. Jiang Wei bersekongkol dengan Zhong Hui untuk memberontak melawan Wei, tetapi rencana tersebut gagal. Ketika pemberontakan Zhong Hui dihancurkan, Jiang Wei terbunuh dalam pertempuran.

Keluarga dan keturunan

Ayah Jiang Wei, Jiang Jiong (姜冏), mengabdi sebagai seorang perwira militer di Komanderi Tianshui dan ia gugur ketika menumpas pemberontakan dari suku Qiang dan non-Tionghoa lainnya.[1] Di Sanguozhi, Jiang Wei kehilangan kontak dengan ibunya ketika ia membelot ke Shu.[2] Namun, catatan Zaji (雜記) mencatat bahwa ibunya telah mengirim surat memintanya pulang ke Wei.[3] Jiang Wei membalas surat ibunya:

Satu mu tanah tidak bisa dibandingkan dengan seratus qing lahan pertanian subur. Ketika ambisi seseorang terletak jauh di depan, ia tidak akan ingin pulang.[4]

Sebuah buku silsilah yang berjudul Da Tang Chi Xiulie Shan Siyue Tianshuijun Jiang Xing Gu Pu Zong Shixi (大唐敕修烈山四岳天水郡姜姓古譜總世系) dari Dinasti Tang mencatat bahwa Jiang Wei memiliki seorang istri bernama Nyonya Liu (柳氏). Meskipun istri dan anaknya dibunuh bersama Jiang Wei di Pemberontakan Zhong Hui, Jiang Wei masih memiliki beberapa keturunan yang menetap di Shanggui selama beberapa generasi kedepan. Diantara lain, mereka yang merupakan keturunan Jiang Wei adalah berikut:

  • Jiang Ming, keturunan Jiang Wei yang aktif pada masa Wei Utara sebagai Gubernur Provinsi Yan dan diberikan gelar Adipati Tianshui.
  • Jiang Yuan, dikenal sebagai Jiang Mingzi, merupakan seorang pejabat yang aktif pada masa Dinasti Zhou Utara sebagai Gubernur Provinsi Qin dan Jing. Ia diberikan gelar Adipati Chaoyi.
  • Jiang Baoyi, seorang jenderal Dinasti Tang dibawah Kaisar Gaozu dari Tang, memegang gelar Jenderal Pengawal Militer Kanan dan Adipati Kabupaten Yong'an. Ia ditangkap dalam pertempuran melawan Song Jingang dan gugur dengan gagah berani. Secara anumerta, ia dianugerahi gelar Jenderal Pengawal Kiri dan Gubernur Jenderal Youzhou.
  • Jiang Ke, putra Jiang Baoyi, adalah seorang jenderal pada masa pemerintahan Kaisar Gaozong dari Tang. Ia bertugas sebagai pengawal istana dan Adipati Yong'an. Karena prestasi militernya, ia naik pangkat menjadi Kanselir Kiri, menjabat bersamaan dengan Yan Liben. Mereka dikenal sebagai "kekuatan Kanselir Kiri menyebar di seluruh gurun, sementara ketenaran Kanselir Kanan terkenal dalam ujian kekaisaran."
  • Jiang Xie, putra Jiang Baoyi. Seorang pejabat pada masa Dinasti Tang, ia menjabat sebagai Pelindung Jenderal Yanran, Gubernur Xiazhou, dan Marquis Kabupaten Chengji. Ia mahir dalam kaligrafi segel.
  • Jiang Xiu, putra Jiang Xie. Seorang pejabat pada masa Dinasti Tang, bertugas sebagai petugas hukum di Kantor Gubernur Prefektur Xia.
  • Jiang Ang, putra Jiang Xiu. Seorang pejabat pada masa Dinasti Tang, memegang gelar Grand Master Pengadilan Pengorbanan Kekaisaran, Pelaksana Tugas Direktur Kementerian Personalia, dan Pilar Agung Negara.
  • Jiang Huan, juga dikenal sebagai Jiang Angsun, adalah seorang pejabat pada masa Dinasti Tang, menjabat sebagai Prefek Qianzhou dan Direktur Junior Bengkel Kekaisaran.

Kenangan dan warisan

Kapal fregat Tipe 053H2G dan Tipe 053H3 diberikan kode Jiangwei I dan Jiangwei II oleh Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara. Namun, tidak diketahui apakah pemberian kode ini merupakan hal kebetulan atau NATO memberi hormat kepada Jiang Wei.

Referensi

  1. ↑ (以父冏昔為郡功曹,值羌、戎叛亂,身衞郡將,沒於戰場,賜維官中郎,參本郡軍事。) Sanguozhi vol. 44.
  2. ↑ (會馬謖敗於街亭,亮拔將西縣千餘家及維等還,故維遂與母相失。) Sanguozhi vol. 44.
  3. ↑ (孫盛雜記曰:初,姜維詣亮,與母相失,復得母書,令求當歸。) Zaji annotation in Sanguozhi vol. 44.
  4. ↑ (維曰:「良田百頃,不在一畒,但有遠志,不在當歸也。」) Zaji annotation in Sanguozhi vol. 44.
Tokoh dalam Kisah Tiga Negara
Ningrat
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Penasihat
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Jenderal
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Lainnya
Penguasa Dinasti Xia, Shang, dan Zhou
Dinasti Xia
夏商周
Shang Awal
Zaman Yin
Zhou Barat
Zhou Timur
Zaman Musim Semi dan Gugur
秦
Zaman Negara Berperang
Dinasti Qin
Han Barat
汉
Interregnum
Han Timur
Zaman Tiga Negara
Dinasti Jìn
隋
Zaman Enam Belas Negara
Dinasti Selatan dan Utara
Dinasti Sui
Dinasti Tang
唐
Lima Dinasti
Sepuluh Kerajaan
(selain Han Utara)
Song Utara
宋
Song Selatan
Dinasti Liao
Xia Barat
Dinasti Jīn
Pra-Kubilai Khan
元
Pasca-Kubilai Khan
(1271)
Dinasti Ming
明
Dinasti Ming Selatan
60px-Flag_of_China_%281889%E2%80%931912%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
1911-1928
Republik Tiongkok
Kuomintang
Tiongkok


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan