Selasa, 27 Oktober 2026
15:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Chunyu Qiong

Bagikan:
Chunyu Qiong
淳于瓊
Kolonel Kanan (右校尉)
Masa jabatan
?–189 (189)
Penguasa monarkiKaisar Ling dari Han
Informasi pribadi
LahirTidak diketahui
Meninggal200
PekerjaanPerwira militer
Zhongjian (仲簡)

Chunyu Qiong (meninggal 200), nama kehormatan Zhongjian adalah seorang jenderal yang bekerja dibawah raja perang Yuan Shao selama Akhir Dinasti Han di Tiongkok. Dia memainkan peran penting dalam Pertempuran Guandu pada tahun 200.

Kehidupan

Sedikit yang diketahui tentang latar belakang Chunyu selain bahwa pada tahun 188, ia adalah Kolonel Kanan (右校尉) di Angkatan Darat Taman Barat yang baru dibentuk bersama Yuan Shao dan Cao Cao. Ia mungkin meninggalkan ibu kota, Luoyang, sekitar waktu yang sama dengan Yuan Shao dan bergabung dengan koalisi melawan Dong Zhuo pada tahun 190. Jelas bahwa pada akhir dekade tersebut, Chunyu Qiong telah menjadi salah satu perwira militer terkemuka dan paling tepercaya Yuan Shao. Dalam sebuah memorandum yang diajukan oleh Cao Cao, ia disebut sebagai "seorang perwira hebat di bawah Yuan Shao".

Pada tahun 195, ahli strategi Yuan Shao, Ju Shou, menyarankan agar ia menyambut Kaisar Xian ke provinsinya sehingga ia dapat secara efektif mengendalikan pemerintahan kekaisaran. Namun, Chunyu Qiong menentang saran ini berdasarkan logika yang salah bahwa jika ia melakukannya, ia harus tunduk kepada Kaisar Xian dalam keputusan-keputusan penting. Yuan Shao mendengarkan Chunyu Qiong sehingga memberi Cao Cao kesempatan.

Pada tahun 200, Cao Cao telah menjadi saingan utama Yuan Shao untuk dominasi Tiongkok utara. Dalam persiapan pertempuran, Chunyu Qiong memihak Guo Tu melawan Ju Shou, menyerukan strategi yang lebih agresif melawan Cao Cao. Akibatnya, ia diberi komando sepertiga pasukan Yuan Shao bersama Guo. Pada musim semi tahun 200, ia bergabung dengan Guo Tu dan Yan Liang dalam serangan ke Boma, yang dikuasai oleh jenderal Cao Cao, Liu Yan.

Pada tahap akhir Pertempuran Guandu, Chunyu Qiong memimpin lebih dari 10.000 pasukan untuk menjaga Wuchao (烏巢), sekitar 40 li di utara kamp utama Yuan Shao, untuk menerima kiriman persediaan gandum baru. Di pagi buta, ia dikejutkan oleh serangan yang dipimpin oleh Cao Cao sendiri. Pasukan kavaleri Yuan Shao dikalahkan, Wuchao direbut, dan Chunyu Qiong dipenggal setelah pertempuran.

Menurut Cao Man Zhuan, selama pertempuran, hidungnya dipotong, dan ia dibawa ke Cao Cao, yang bertanya kepadanya, "Apa yang ingin kau katakan untuk membela diri?" Chunyu Qiong menjawab: "Langit yang menentukan pemenangnya, apa lagi yang perlu kau tanyakan?" Terkesan dengan jawaban itu, Cao Cao ingin mengampuni nyawanya, tetapi Xu You mendesak Cao Cao untuk membunuh Chunyu Qiong, dengan mengatakan bahwa Chunyu Qiong akan membalas dendam kepadanya nanti karena telah memotong hidungnya. Cao Cao kemudian memerintahkan Chunyu Qiong untuk dieksekusi.

Dengan jatuhnya Wuchao, posisi Yuan Shao runtuh dan sejumlah komandannya, seperti Gao Lan (高覽) dan Zhang He, membelot ke Cao Cao. Kekalahan Chunyu Qiong di Wuchao telah membuatnya mendapat reputasi dalam cerita rakyat Tiongkok sebagai komandan yang lalai dan tanpa kemampuan nyata.

Referensi

Tokoh dalam Kisah Tiga Negara
Ningrat
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Penasihat
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Jenderal
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan