Selasa, 20 Oktober 2026
00:43 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Xiahou Yuan

Xiahou Yuan

Jenderal militer Tiongkok (meninggal 219)

Bagikan:
Infobox orangXiahou Yuan
250px-Xiahou_Yuan_Portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran2 abad Suntingan nilai di Wikidata
Bozhou Suntingan nilai di Wikidata
KematianJanuari 219 Suntingan nilai di Wikidata
Gunung Dingjun (Cao Wei) Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanperwira militer Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahQ108130003 Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AnakXiahou Ba,Xiahou Cheng (en) Terjemahkan,Xiahou Rong (en) Terjemahkan,Xiahou He (en) Terjemahkan,Xiahou Wei,Xiahou Hui (en) Terjemahkan,Q28415680 Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
KerabatXiahou Dun (sepupu laki-laki pertama)
Cao Cao (sepupu laki-laki pertama)
Xiahou Shang (keponakan laki-laki)
Q11429926 Terjemahkan (keponakan laki-laki) Suntingan nilai di Wikidata

Xiahou Yuan, nama kehormatan Miaocai adalah salah satu jendral perang negara Wei pada zaman Tiga Negara, Xiahou Yuan adalah abang sepupu dari Xiahou Dun. Xiahou Yuan terbunuh dalam pertempuran di gunung Dingjun melawan Jendral dari negara Shu, Huang Zhong pada tahun 219. Xiahou Yuan terkenal akan kemampuan memanah dan berkuda.

Keluarga

Xiahou Yuan merupakan keturunan dari Xiahou Ying, salah satu pengikut Liu Bang yang mendirikan Dinasti Han. Ia merupakan abang sepupu Xiahou Dun dan Cao Cao. Istri Xiahou Yuan merupakan adik dari salah satu istri Cao Cao.[1] Selain Cao Cao dan Xiahou Dun, Chen Shou menulis bahwa Xiahou Yuan juga merupakan kerabat dan teman dekat bagi Cao Ren, Cao Hong dan Cao Xiu. Cao Zhen dan Xiahou Shang merupakan keponakannya.

Xiahou Yuan memiliki beberapa putra. Putra pertamanya, Xiahou Heng (夏侯衡) menikahi putri dari adik Cao Cao, Marquis Ai dari Haiyang (海陽哀侯). Xiahou Heng sangat disukai oleh Cao Cao dan memberikan gelar ayahnya, Marquis Desa Bochang (博昌亭侯) kepadanya. Gelar marquisnya kemudian diganti menjadi Marquis Desa Anning (安寧亭侯).[2]

Putra keduanya, Xiahou Ba, mengabdi sebagai seorang jenderal di Cao Wei. Namun, setelah Insiden di Makam Gaoping, Xiahou Ba yang takut terhadap kekuatan Sima Yi membelot ke Shu Han.[3]

Putra kelimanya, Xiahou Rong (夏侯榮) berada di sisi ayahnya saat Pertempuran Gunung Dingjun. Saat mendengar kabar ayahnya gugur dibunuh Huang Zhong, ia menjadi sangat marah dengan dendam sampai beberapa prajurit harus mengekangnya. Namun ia berhasil melepaskan diri dan menghunus pedang menyerang musuh dan pada akhirnya ia juga gugur. Saat itu, Xiahou Rong berusia 13 tahun (berdasarkan penghitungan usia Asia Timur).[4]

Referensi

  1. ↑ (淵妻,太祖內妹。) Sanguozhi vol. 9.
  2. ↑ (長子衡,尚太祖弟海陽哀侯女,恩寵特隆。衡襲爵,轉封安寧亭侯。) Sanguozhi vol. 9.
  3. ↑ (黃初中,賜中子霸,太和中,賜霸四弟爵皆關內侯。霸,正始中為討蜀護軍右將軍,進封愽昌亭侯,素為曹爽所厚。聞爽誅,自疑,亡入蜀。以淵舊勳赦霸子,徙樂浪郡。) Sanguozhi vol. 9.
  4. ↑ (从孙湛为其〈序〉曰:[稱]弟荣,字幼权。...。汉中之败,荣年十三,左右提之走,不肯,曰:‘君亲在难,焉所逃死!’乃奋剑而战,遂没阵。”) Wei Jin Shiyu annotation (citing Xiahou Zhan, grandson of Xiahou Wei) in Sanguozhi, vol.9
Tokoh dalam Kisah Tiga Negara
Ningrat
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Penasihat
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Jenderal
Wei
Shu
Wu
Lainnya
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan