Sabtu, 03 Oktober 2026
15:05 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Liu Bao

Bagikan:
Liu Bao
Hanzi tradisional: 劉豹
Hanzi sederhana: 刘豹
Alih aksara

Liu Bao adalah Chanyu Agung Xiongnu Selatan pada akhir masa Dinasti Han Timur dan awal Zaman Tiga Kerajaan di Tiongkok. Ayahnya adalah Yufuluo, sementara anaknya, Liu Yuan, menjadi pendiri negara Han Zhao pada masa Enam Belas Kerajaan.

Setelah Yufuluo mangkat, adiknya Huchuquan mewarisi jabatan chanyu dan mengangkat Liu Bao sebagai Raja Tuqi (jabatan untuk calon penerus chanyu).

Pada tahun 216, Huchuquan pergi ke Han untuk mendapatkan gelar dari mereka. Ia kemudian menetap di Ye (kini Handan, Hebei). Liu Bao menggantikan Huchuquan sebagai chanyu, sementara saudaranya Qubei menjadi Raja Tuqi.[1]

Pada saat Li Jue melancarkan kudeta di Chang'an, Liu Bao menawan Cai Wenji, menjadikannya selir, dan kemudian dua anak terlahir dari hubungan mereka. Cai Wenji dilepas setelah Cao Cao membayarkan tebusan untuknya.

Referensi

  1. ↑ Bichurin N.Ya., "Collection of information on peoples in Central Asia in ancient times", 1851, vol. 1, hlm. 147


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan