Minggu, 18 Oktober 2026
20:42 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Kong Jia

Bagikan:
Kǒng Jiǎ
孔甲
Raja Tiongkok
Masa kekuasaan1789 SM – 1758 SM
ConsortBanyak selir
Anak
Gao dari Xia
BapakBu Jiang
IbuIstri Bu Jiang
Artikel ini mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa.

Kǒng Jiǎ (孔甲) merupakan raja keempat belas dari semi legendaris Dinasti Xia,[1]. Ia diduga memerintah selama 31 tahun.[2]

Keluarga

Kong Jia adalah putra Raja Bù Jiàng[3] dan istrinya tidak diketahui. Ia merupakan cucu Raja Xie.

Pamandanya adalah Raja Jiong dan sepupunya adalah Raja Jǐn.[4]

Ia memiliki banyak selir yang cantik-cantik, putranya bernama Gāo dan merupakan kakek Raja Houjin.[5]

Biografi

Menurut Sejarah Bambu, Kong Jia tinggal di ibu kota Xia, Sungai Xi (西河).[6]

Pada tahun ketiga pada masa pemerintahannya, ia berburu di Pegunungan Fu (萯山) di Dongyang (东阳).

Ia menciptakan sebuah lagu yang dinamakan Suara Timur (东音), yang juga disebut Lagu Kapak Patah (破斧之歌).

Kong Jia sangat percaya akan takhayul dan yang ia pedulikan hanya alkohol. Dari masanya kekuatan Xia mulai merosot dan raja-raja vasalnya (诸侯) Xia mulai berkembang kekuasaanya. Ketika ia bertakhta ia melucuti kekuasaan salah satu bangsawannya, Shiwei (豕韦).[7]

Sumber

  1. ↑ China at War: An Encyclopedia by Xiaobing Li
  2. ↑ Milton Walter Meyer: China: A Concise History, page 126.
  3. ↑ Xia Dynasty
  4. ↑ Chinese archaeological abstracts: prehistoric to Western Zhou by Albert E. Dien, Jeffrey K. Riegel, Nancy Thompson Price. Online version.
  5. ↑ Records of the Grand Historian, vol. Han Dynasty I, translated by Burton Watson (Columbia University, Revised Edition, 1993)
  6. ↑ James Legge (1865), The Chinese Classics, Volume 3, part 1.
  7. ↑ Franke, Herbert and Rolf Trauzettel, Das chinesische Kaiserreich, Fischer Taschenbuch Verlag, 1968, ISBN 3-596-60019-7
Kong Jia
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Jin
Raja Xia
1789 SM – 1758 SM
Diteruskan oleh:
Gao
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan