Minggu, 04 Oktober 2026
11:18 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Fa dari Xia

Fa dari Xia

Raja Dinasti Xia

Bagikan:
Artikel ini mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa.
250px-%E5%A4%8F%E6%A1%80%E5%83%8F.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Putra Fa, Jie dengan dua orang wanita

Fa (1747 – 1728 SM) (Bahasa Tionghoa: 發) merupakan raja keenam belas dari semi legendaris Dinasti Xia, ia adalah ayahanda Jie yang membawa akhir dari dinasti tersebut.[1][2]

Fa
發
Raja dari Dinasti Xia
Berkuasa1747 – 1728 SM
Lahirtidak diketahui
Dinasti Xia
Meninggal1728 SM
Dinasti Xia
AyahGao (皋)
Ibuistri Gao
Nama lengkap
Nama keluarga: Si (司)
Nama pemberian: Houjin (后敬)
Nama alternatif: Xia Jie (夏發)
Nama anumerta
Fa(發)

Nama pemberiannya adalah Houjin (后敬).

Pemerintahan

Fa adalah putra Raja Gao dan dengan demikian ia adalah cucu Kong Jia.[3]

Pada saat perayaan pelantikannya sebagai raja, seluruh negara vasalnya berkumpul di istananya.

Gempa bumi yang pertama kali dicatat terjadi di Gunung Tai[4] yang sekarang Shandong di masa pemerintahannya. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1831 SM sebagai Gempa bumi Gunung Tai.[5]

Gempa bumi disinggung secara singkat di dalam Sejarah Bambu.[6][7]

Lihat Pula

Referensi

  1. ↑ Bamboo Annals, a chronicle of ancient China
  2. ↑ Milton Walter Meyer: China: A Concise History, page 126.
  3. ↑ "Xia Dynasty". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-10-16. Diakses tanggal 2016-03-10.
  4. ↑ "Reflections on History: Natural disasters and the Decline and fall of the Xia Dynasty". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-07. Diakses tanggal 2016-03-10.
  5. ↑ 吳階平, 喻滄, 季羨林. [2002] (2002) 世紀中國學術大典: 測繪學, 大氣科學, 固體地球物理學, 應用地球物理學, 海洋科學. 福建教育出版社. ISBN 7-5334-3446-3, ISBN 978-7-5334-3446-5. Page 41.
  6. ↑ Bamboo Annals, listed under Xia chapters on King Fa's 7th year.
  7. ↑ "When Emperor Fa died during his seventh year of reign, Mount Tai shattered."
Fa dari Xia
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Gao
Raja Xia
1747 SM – 1728 SM
Diteruskan oleh:
Jie
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan