Kamis, 24 September 2026
10:37 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Zhou Timur

Zhou Timur

330px-China_2b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Periode Zhou Timur.

Zhou Timur (//;[1] Hanzi:東周; Pinyin:Dōngzhōu; 770–256[2] SM) adalah bagian kedua Dinasti Zhou, Tiongkok kuno, yang terbagi menjadi dua periode: Periode Musim Semi dan Musim Gugur dan Periode Negara Berperang.

Periode Musim Semi dan Musim Gugur

Nama periode berasal diambil dari "Chun Qiu" (Musim Semi dan Musim Gugur), sebuah karya sastra klasik Tiongkok tentang sejarah resmi Negara Lu 722-481 SM, yang dihubungkan dengan tradisi Konfusius.

Selama periode ini, otoritas Dinasti Zhou atas berbagai negara feodal mulai menurun, karena semakin banyak adipati dan marquess memperoleh otonomi daerah secara de facto, yang kemudian malah menentang kerajaan pusat, dan mengobarkan perang sesama mereka. Pembagian Negara Jin, salah satu negara paling kuat saat itu, menandai akhir periode Musim Semi dan Musim Gugur, sekaligus merupakan awal Periode Negara Berperang.

Periode Negara Berperang

250px-Jian_Dinast%C3%ADa_Reinos_Combatientes_%28horizontal%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pedang kuno berasal dari masa Zhou Barat.

Periode Negara Berperang merupakan kelanjutan periode Musim Semi dan Musim Gugur, yang diakhiri dengan perang penaklukan oleh Qin Shi Huang, yang berhasil menganeksasi semua negara pesaingnya pada 221 SM:

  • 230 SM: Penaklukan kerajaan Han
  • 228 SM: Menyerang kerajaan Zhao
  • 227 SM: Menyerang kerajaan Yan
  • 225 SM: Penaklukan kerajaan Wei
  • 224 SM: Penaklukan kerajaan Chu
  • 222 SM: Penaklukan kerajaan Zhao dan Yan
  • 221 SM: Penaklukan kerajaan Qi

Sehingga negara Qin menjadi kekaisaran Tiongkok terpadu pertama, yang dikenal sebagai Dinasti Qin.

Referensi

  1. "Zhou". Random House Webster's Unabridged Dictionary.
  2. "...Eastern Zhou period (770–256 BC)" Early China - A Social and Cultural History, p. 10. Cambridge University Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan