Rabu, 07 Oktober 2026
12:05 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Brajadenta

Brajadenta

Bagikan:
250px-Bhrajadenta_-_Bathari_Durga.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bajadenta (kiri) dan Betari Durga (jelmaan dari Arimbi saat marah)
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Wajangpop_TMnr_4833-37.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bajadenta (versi lain)

Brajadenta adalah tokoh raksasa dalam dunia pewayangan Jawa yang merupakan putra dari Prabu Tremboko dan Hadimba, raja Pringgandani, sekaligus saudara kandung Prabu Arimba, Dewi Arimbi (istri Werkudara), Brajamusti, Brajalamatan, Brajawikalpa, dan Kalabendana (7 bersaudara). Dengan demikian, Brajadenta ini adalah paman dari Gatotkaca, yang berasal dari bangsa raksasa di kerajaan Pringgadani, dan digambarkan memiliki sifat ambisius, pemberontak, dan keras hati. Bersama Brajamusti dia pernah menentang penobatan Gatotkaca sebagai raja Pringgandani karena merasa lebih berhak, dan memicu konflik keluarga demi kekuasaan.[1]

Brajadenta digambarkan bertubuh besar dan kuat mencerminkan darah raksasanya. Pemberontakan Brajadenta - Brajamusti tersebut disebabkan karena Dewi Arimbi (ibu Gatotkaca) akan menobatkan Raden Gatotkaca sebagai raja di Pringgandani. Brajadenta tidak menyetujui keputusan Dewi Arimbi tersebut, oleh karena itu Brajadenta berniat untuk membunuh Gatotkaca dengan tujuan untuk menguasai kerajaan Pringgandani. Akhir cerita ini Raden Brajadenta dan Brajamusti gugur bersama dan menjelma menjadi Aji Brajadenta Brajamusti yang menyatu dalam diri Raden Gatotkaca. Lakon wayang dengan judul Brajadenta mBalela ini cukup populer dan sering dipertunjukkan oleh beberapa dalang, di antaranya oleh : Ki Narto Sabdo (1980), Ki Sukoco (2004), Ki Seno Nugroho (2008), Ki Sutarko (2010), Ki Manteb Soedharsono (2011), Ki Enthus Susmono (2011). [2]

Referensi

  1. ↑ "Lakon Brajadenta Brajamusthi: Sebuah Respon terhadap Lakon Brajadenta Mbalela". journal.isi.ac.id. Diakses tanggal 27 Jan. 2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ "Lakon Brajadenta Balela: Journal of Indonesian History - unnes". journal.unnes.ac.id. Diakses tanggal 27 Jan. 2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=

Lihat juga

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Category:Wayang.
Menurut
media
Kulit
Kayu
Orang
Bambu
Kain
Rumput
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Papieren_wajangpop_voorstellende_Arjuna_%28kinderspeelgoed%29_TMnr_809-46c.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail


250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Pauzeteken_uit_het_wajangspel_van_karbouwenhuid_TMnr_21-63.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Houten_wajangpop_voorstellende_Arjuna_Sasra_Bahu_TMnr_4283-59.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menurut
asal
Inovasi
Properti dan
kesenian
pendukung
Sumber
cerita
Organisasi
Museum
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan