Rabu, 21 Oktober 2026
05:41 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Museum Basoeki Abdullah

Museum Basoeki Abdullah

museum di Indonesia

Bagikan:
Museum Basoeki Abdullah
250px-Logo_kemenbud_dan_iha.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Museum_basoeki_abdullah.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ruang Pameran Lukisan di Museum Basoeki Abdullah
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Museum_Basoeki_Abdullah&revid=29797932&groups=_45b936ebf31321da661e59b2b161de6de71ea08c&parser=parsoid
Didirikan25 September 2001[1]
LokasiJalan Keuangan Raya Cilandak Barat Nomor 19, Jakarta Selatan[2]
Koordinat6°17′23″S 106°47′36″E / 6.28975384°S 106.7932748°E / -6.28975384; 106.7932748
Situs webhttp://www.museumbasoekiabdullah.or.id/

Museum Basoeki Abdullah berisi lukisan dan koleksi pribadi Basoeki Abdullah seperti patung, topeng, wayang dan senjata.[1] Museum yang terletak di Jakarta Selatan ini dikelola oleh Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.[3] Selain digunakan untuk pameran, museum ini juga digunakan untuk menggelar seminar, penelitian, lokakarya serta menerbitkan bermacam bentuk publikasi berupa katalog, biografi, kumpulan artikel dan hasil penelitian.[1][4] Museum ini awalnya adalah rumah pribadi Basoeki Abdullah.[5]

Sejarah

Museum Basoeki Abdullah didirikan pada 25 September 2001 dan diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardika.[1][3][6] Museum ini didirikan atas wasiat Basoeki Abdullah yang meninggal dunia pada 5 November 1993.[3][7] Basoeki Abdullah berpesan agar lukisan dan koleksi pribadinya berupa barang atau benda seni beserta rumah kediamannya dihibahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 1998 rumah di Jalan Keuangan Raya No 19 Cilandak Barat Jakarta Selatan diserahkan pada Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.[8] Bangunan rumah tingkat dua seluas ± 600 m2 dan luas tanah ± 450 m2 rumah ini kemudian direnovasi agar dapat difungsikan sebagai museum.[1][3][9]

Koleksi

Museum ini berisi beragam karya dari Basoeki Abdullah, di antaranya lukisan asli, lukisan repro, patung, topeng, wayang kulit, wayang golek, pakaian, senjata, hiasan, peralatan dapur, mebelair, peraga, musik, foto, buku, dan ruang memorial.[10] Jumlah koleksi pribadi (barang dan benda seni) milik Basoeki Abdullah sebanyak 720 buah, buku dan majalah sebanyak 3000 buah.[1] Sementara itu, koleksi yang dihibahkan sebanyak 123 buah.[1]

Lantai 1

Di lantai ini terdapat sebuah ruangan memorial berupa kamar tidur milik Basoeki Abdullah.[10] Selain itu, ada lukisan Basoeki Abdullah ketika masih berumur 10 tahun dengan menggambar wajah Mahatma Gandhi dan wajah ayahnya Abdullah Suryo Subroto.[11]

Lantai 2 Di lantai ini terdapat 40 lukisan hasil karya Basoeki Abdullah yang dipamerkan dari 115 karya lukisannya.[10] Di lantai tersebut terdapat lukisan-lukisan dengan tema yang beragam, seperti pemandangan alam, tokoh-tokoh besar negara dan lukisan abstrak.[10] Tokoh-tokoh besar yang pernah dia lukis adalah Pangeran Diponegoro, R.A. Kartini, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Ibu Tien Soeharto, Ferdinand Marcos, Raja Fahd, Lee Kuan Yew dan tokoh lainnya, sedangkan untuk lukisan pemandangan alam sendiri terdiri dari lukisan pegunungan, binatang, dan laut.[10] Selain itu, terdapat lukisan tiga dimensi dengan tema flora fauna kekayaan langka.[10] Lukisan ini menggambarkan seorang wanita yang menyelam di dalam laut dengan terumbu karang dan ikan-ikan.[10] Di lantai dua juga terdapat dua buah ruangan untuk perpustakaan dan ruangan untuk penyimpanan lukisan.[10] Di ruangan perpustakaan ini terdapat 3.000 koleksi buku milik Basoeki Abdullah.[10]

Akses masuk

Tarif masuk museum adalah sebesar Rp3.000 (untuk anak), Rp5.000 (dewasa) dan Rp25 ribu (warga negara asing anak dan dewasa).[12]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 "Museum Basuki Abdullah". Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  2. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. CILANDAK". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 29 Mei 2025. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  3. 1 2 3 4 "Museum Basuki Abdullah". Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  4. ↑ "Pameran dan Kegiatan". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-12. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  5. ↑ Rusmiyati, Rusmiyati; Dewi, Murwaningrum; M. Amperawan, Marpaung; Archangela Yudi, Aprianingrum; Putri, Haryanti; Dimas Setyo, Saputro; Mita, Indraswari; Betsi Edith, Christie; Nabila, Khoirunnisa (2018). Adityayoga, Adityayoga (ed.). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Vol. 1. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 210. ISBN 978-979-8250-66-8.
  6. ↑ "Sejarah". Museum Basoeki Abdullah (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-24.
  7. ↑ "Museum Basoeki Abdullah – Museum Seni Indonesia & Koleksi Museum Nasional". www.indonesia.travel. Diakses tanggal 2026-05-24.
  8. ↑ Marijan, Kacung (2012) Album budaya: direktori museum Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. hlm. 81
  9. ↑ https://museum.kemenbud.go.id/museum/profile/museum%2Bbasoeki%2Babdul. Diakses tanggal 2026-05-24.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  10. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Museum Basuki Abdullah Jakarta". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-13. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  11. ↑ "Koleksi Lukisan Sang Maestro di Museum Basoeki Abdulah". Tempo.co. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-12. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  12. ↑ antaranews.com (2024-08-01). "Masuk Museum Batik Indonesia gratis". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-28.

Pranala luar

Jakarta Barat
Jakarta Pusat
Jakarta Selatan
Jakarta Timur
Jakarta Utara
Kepulauan Seribu
Daerah Istimewa Yogyakarta
DKI Jakarta
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Aceh
Bengkulu
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Papua Pegunungan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan