Selasa, 29 September 2026
14:27 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Museum Pusaka

museum di Indonesia

Bagikan:

Museum Pusaka adalah salah satu museum di Taman Mini Indonesia Indah[1] yang khusus mengoleksi dan memamerkan benda-benda pusaka.[2]

Peresmian

Lokasinya berada di jalur selatan Taman Mini Indonesia Indah di antara Museum Keprajuritan Indonesia dan Museum Serangga dan Taman kupu-Kupu,[3] berupa bangunan khas karena di atas atapnya terdapat bentuk keris.[4] Tujuan didirikannya Museum Pusaka ialah untuk mengadakan pengumpulan benda-benda pusaka dan melakukan pelestarian, perawatan dan publikasi terhadapnya.[5] Museum Pusaka juga mengoleksi benda-benda budaya berupa senjata tradisional untuk dapat dipamerkan kepada generasi penerus agar merasa bangga terhadap bangsanya dan dapat dimanfaatkan bagi yang ingin melakukan studi dan penelitian mengenai senjata.[6] Museum Pusaka diresmikan pada tanggal 20 April 1993 oleh Presiden Soeharto.[7]

Fasilitas

Gedung Museum Pusaka terdiri dari dua lantai.[2] Luas bangunan Museum Pusaka ialah 1.535 m2.[8] Bangunannya menempati lahan seluas 3.800 m2.[2] Museum Pusaka memiliki fasilitas berupa ruang pameran, ruang informasi, ruang konservasi, auditorium, ruang administrasi dan ruang bimbingan edukasi.[9] Di dalam Museum Pusaka juga terdapat ruang bursa dan ruang cendera mata.[4]

Koleksi dan kegiatan

Koleksi-koleksi terawal pada Museum Pusaka merupakan koleksi pribadi Mas Agung yang telah dijadikan hibah oleh Sri Lestari kepada ketua Yayasan Harapan Kita yaitu Siti Hartinah. Jumlah koleksi Museum Pusaka bertambah banyak setelah dilakukan pembelian senjata tradisional yang berasal dari 26 provinsi di Indonesia.[10]

Selain memeragakan benda-benda koleksi senjata seluruh nusantara, ruang pameran juga menginformasikan berbagai hal mengenai pusaka, misalnya rincian pusaka, ragam bentuk pusaka, zaman pembuatan pusaka, ragam hias bilah pusaka, berbagai pusaka khas daerah, pusaka dari zaman ke zaman, dan pusaka hasil temuan. Jenis-jenis kayu untuk membuat pusaka serta ruang besalen (tempat kerja empu pembuat keris) dan peralatannya melengkapi pameran.[9]

Keris Nagasasra Sabuk Inten zaman Mataram, kujang zaman Pajajaran, keris Singa Barong tinatah mas, karih dari Sumatra, belati zaman Kerajaan Mataram, kudi zaman kerajaan Tuban, pedang zaman Hamengku Bowono IX, dan keris Naga Tapa dari Yogyakarta dipajang sebagai benda-benda pusaka unggulan karena langka dan melegenda.[11]

Selain pameran tetap, museum juga melaksanakan pameran berkala baik di dalam maupun bekerjasama dengan pihak luar. Kegiatan lain yang ditawarkan kepada umum adalah penjamasan pusaka, konsultasi pusaka, dan bursa pusaka bagi yang berminat mengoleksi benda-benda pusaka.[2]

Kunjungan

Buka hari Senin-Minggu pukul 09:00 - 16:00 WIB.[12]

Referensi

  1. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. CIPAYUNG". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 29 Mei 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  2. 1 2 3 4 Salim, Polniwati; Ruki, Ulli Aulia; Wulandari, Anak Agung Ayu (2020-04-02). "STUDI TATA PAJANG KERIS PADA MUSEUM PUSAKA, TAMAN MINI INDONESIA INDAH". Narada : Jurnal Desain dan Seni. 7 (1): 1–14. doi:10.22441/narada.2020.v7.i1.001. ISSN 2621-5233.
  3. ↑ Marijan, Kacung (2012) Album budaya: direktori museum Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. hlm. 205
  4. 1 2 "MUSEUM PUSAKA - tmii". 2023-09-07. Diakses tanggal 2025-06-02.
  5. ↑ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 278. ISBN 978-979-8250-66-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ "Museum Pusaka Taman Mini Indonesia". pdfcoffee.com. Diakses tanggal 2025-06-02.
  7. ↑ Dimyati, Edi (2010). 47 Museum Jakarta. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. hlm. 45–47. ISBN 978-979-22-5501-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Dimyati, Edi (2013). 47 Museum Jakarta. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 45. ISBN 9786020343587.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |lay-url= diabaikanPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. 1 2 Husni, M., dkk. (1994). Direktori Museum-Museum di Indonesia (PDF). Jakarta: Proyek Pengembangan Permuseuman Jakarta. hlm. 22.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan (2012). Album Budaya: Direktori Museum Indonesia (PDF). Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 206–207.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Budayaku Bersatu dan Tumbuh Lestari di Taman Mini Indonesia Indah". KOMPASIANA. 2015-03-31. Diakses tanggal 2025-06-02.
  12. ↑ "Instagram". Instagram Museum Pusaka (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-02.
Fasilitas

Gedung dan fasilitas · Angkutan keliling · Kereta gantung · Tram Mover Garuda Kencana

60px-TMII_Logo_-_Blue.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anjungan Daerah

Anjungan Aceh · Anjungan Sumatera Utara · Anjungan Sumatera Barat · Anjungan Riau · Anjungan Kepulauan Riau · Anjungan Jambi · Anjungan Bangka Belitung · Anjungan Bengkulu · Anjungan Sumatera Selatan · Anjungan Lampung · Anjungan Banten · Anjungan DKI Jakarta · Anjungan Jawa Barat · Anjungan Jawa Tengah · Anjungan DI Yogyakarta · Anjungan Jawa Timur · Anjungan Bali · Anjungan Nusa Tenggara Barat · Anjungan Nusa Tenggara Timur · Anjungan Kalimantan Barat · Anjungan Kalimantan Tengah · Anjungan Kalimantan Selatan · Anjungan Kalimantan Timur · Anjungan Sulawesi Utara · Anjungan Gorontalo · Anjungan Sulawesi Tengah · Anjungan Sulawesi Barat · Anjungan Sulawesi Selatan · Anjungan Sulawesi Tenggara · Anjungan Maluku Utara · Anjungan Maluku · Anjungan Papua Barat · Anjungan Papua

Sarana Rekreasi
Taman Flora

Taman Apotik Hidup · Taman Bunga Keong Emas · Taman Kaktus · Taman Melati

Taman Fauna
Museum
Bangunan dan Sasono
Tempat ibadah
Tempat penginapan
Tempat makan

Caping Gunung · Pasar Nusantara Sarinah TMII

Bangunan/bagian
yang sudah tutup

Museum Telekomunikasi · Museum Olahraga · Snowbay Waterpark · Taman Ria Atmaja

Jakarta Barat
Jakarta Pusat
Jakarta Selatan
Jakarta Timur
Jakarta Utara
Kepulauan Seribu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan